Diduga masalah keluarga, seorang lelaki di Ambarawa ditemukan gantung diri

- Jurnalis

Selasa, 27 Juni 2023 - 10:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Prioritastv.com, Jawa Tengah – Warga Kelurahan Kel. Baran Dukuh Kidul Kec. Ambarawa Senin malam 26 Juni 2023, digemparkan penemuan seorang lelaki berusia 42 Th tewas gantung diri di dalam rumahnya.

 

Lelaki yang sehari hari bekerja sebagai mekanik bengkel tersebut diketahui berinisial YK dan merupakan warga asli Kel. Kupang Kec. Ambarawa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Kapolres Semarang AKBP Achmad Oka Mahendra  SIK. MM., melalui Kapolsek Ambarawa AKP Abdul Mufid SH. MH., saat dikonfirmasi memberikan keterangannya bahwa korban pertama kali ditemukan oleh adik korban sekitar pukul 18.30 Wib.

 

“Korban memang asli warga Kel. Kupang, namun bertempat tinggal di salah satu perumahan di Kel. Baran Dukuh Kidul. Sehari hari menurut keterangan adik korban yaitu Sdri Ani (37 Th), dimana adik korban ini rumahnya bersebelahan dengan korban, korban bekerja sebagai mekanik di salah satu bengkel sekitar rumahnya. Adik korban curiga dengan korban dimana saat jam istirahat biasanya makan siang di rumah adiknya tersebut, namun hingga pukul 18.30 Wib korban tidak kunjung datang dan rumahnya terlihat gelap. Melihat akan kejanggalan tersebut adik korban mengecek ke rumah korban, dan menemukan korban dalam keadaan gantung diri di kusen pintu ruang dapur.” Jelasnya.

 

Kapolsek kembali menjelaskan, setelah melihat kakaknya dalam keadaan menggantung akhirnya memberitahukan kepada kakaknya sekaligus kakak korban bernama sdri. Lusi (44 Th) yang warga Kel. Kupang Kec. Ambarawa. Serta memberitahukan juga kepada istri korban dimana saat kejadian sedang bekerja.

 

“Kami mendapat laporan dari perangkat lingkungan di perumahan tempat tinggal korban, dan langsung menghubungi unit Inafis Polres Semarang untuk datang ke TKP kejadian.” Tambah AKP Mufid.

 

Sstelah dilakukan pemeriksaan luar oleh unit Inafis beserta tim medis dari Puskesmas Ambarawa, tidak ditemukan tanda tanda kekerasan pada tubuh korban.

 

“Pada 2008 silam menurut keterangan pihak keluarga, korban sempat mendapat bisikan untuk melakukan percobaan bunuh diri dengan cara yang sama namun dapat digagalkan. Dan setelah kami gali lebih dalam keterangan dari pihak keluarga, dugaan untuk motif korban melakukan tindakan bunuh diri ini adalah masalah keluarga.” Pungkas Kapolsek.

 

Atas permintaan keluarga dengan disertai surat pernyataan penolakan Autopsi pada korban, jenazah langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.(Diki Irawan)

Berita Terkait

Akhir Kisah Pengantin Wanita Kabur Bersama Kekasih Jelang Akad, Keluarga Minta Ganti Rugi Puluhan Juta
Warga Desa Medayu Banjarnegara Gotong Royong Bangun Jalan Desa Secara Swadaya
Pengantin Wanita Kabur Bersama Kekasih Lama Jelang Akad Nikah, Diamankan Polisi di Hotel Kabupaten Jepara
Puluhan Korban Kekerasan Seksual Terungkap, Ponpes di Pati Ditutup Sementara, Penyidikan Terus Berjalan
Pendiri Ponpes di Pati Jadi Tersangka Pemerkosaan Puluhan Santriwati
Dari Magelang, Ketua DPRD Metro Lampung Ria Hartini Gaungkan Sinergi Pusat-Daerah Menuju Indonesia Emas 2045
Viral Rumah Dirobohkan di Pati Jawa Tengah Usai Pasutri Cerai
Tewaskan Siswa SMK, 10 Pelaku Tawuran di Brebes Ditangkap Kurang dari 24 Jam

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:59 WIB

Akhir Kisah Pengantin Wanita Kabur Bersama Kekasih Jelang Akad, Keluarga Minta Ganti Rugi Puluhan Juta

Minggu, 24 Mei 2026 - 13:28 WIB

Warga Desa Medayu Banjarnegara Gotong Royong Bangun Jalan Desa Secara Swadaya

Sabtu, 23 Mei 2026 - 15:58 WIB

Pengantin Wanita Kabur Bersama Kekasih Lama Jelang Akad Nikah, Diamankan Polisi di Hotel Kabupaten Jepara

Selasa, 5 Mei 2026 - 12:12 WIB

Puluhan Korban Kekerasan Seksual Terungkap, Ponpes di Pati Ditutup Sementara, Penyidikan Terus Berjalan

Senin, 4 Mei 2026 - 09:45 WIB

Pendiri Ponpes di Pati Jadi Tersangka Pemerkosaan Puluhan Santriwati

Berita Terbaru