Kades Sukajaya Pesawaran Lampung Sebut Rutinitas Pelaku Penembakan di Gedung MUI Sebagai Petani Biasa

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 2 Mei 2023 - 15:16

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Prioritastv.com, Pesawaran – Pelaku penembakan Gedung Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat di Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat, bernama Mustofa diketahui merupakan warga Desa Sukajaya Kecamatan Way Khilau Kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung.

Pria 60 tahun itu dikenal memiliki rutinitas keseharian bertani dan beraktifitas seperti warga pada umumnya, tidak terlihat adanya penyimpangan dalam kesehariannya. Mustofa sendiri tinggal bersama sang istri di desa tersebut.

Berdasarkan keterangan Tarmizi selaku Kepala Desa Sukajaya Kecamatan Way Khilau Kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung, bahwa Mustopa benar merupakan salah satu warganya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Iya kalau dari keterangan KTPnya sih memang dia warga saya, namun saya baru tau informasi ini dari rekan-rekan media, karena kebetulan hari ini saya sedang mengikuti rakor di Pemkab Pesawaran,” kata Tarmizi, Selasa 2 April 2023, siang.

Tarmizi menyebut, Mustofa tinggal bersama istrinya di Desa Sukajaya Kecamatan Way Khilau Kabupaten Pesawaran, dia punya anak tiga tapi anaknya tidak ada di rumah semua karena sedang bekerja di luar daerah.

“Selama ini Mustopa diketahui masyarakat beraktifitas seperti warga pada umumnya, tidak terlihat adanya penyimpangan dalam kesehariannya,” ujarnya.

Ditambahkannya, “Karena kesehariannya dia ini bertani dan tidak pernah ikut ajaran-ajaran yang menyimpang,” tandasnya.

Sementara itu menurut Wakil Ketua Umum MUI Pusat, Anwar Abbas bahwa, penembakan terjadi ketika ia bersama sejumlah pimpinan tengah melakukan rapat di Lantai IV, ada yang mengabarkan adanya penembakan.

“Saat datang ke MUI, awalnya ingin bertemu dengan ketua, ia sempat mendesak penjaga keamanan, lalu saat coba dikonfirmasi, terjadilah penembakan,” jelas Anwar Abbas.

Orang yang bersangkutan mendakwahkan diri sebagai nabi berasal dari Lampung. Anwar Abbas menyebut, berdasarkan keterangan petugas keamanan, pelaku penembakan bertubuh gempal dengan tinggi sekitar 160 CM.

Sebelumnya, diberitakan pelaku penembakan di Kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, diketahui sebagai warga Lampung, sebab dari hasil olah TKP, ditemukan pelaku memiliki kartu tanda penduduk (KTP) Lampung.

Dalam aksi pelaku tersebut, sejumlah korban terluka dan Mustofa sendiri meninggal dalam perawatan meninggalkan secarik kertas berisi sebuah permintaan bahkan tertulis ancaman diduga dibuat oleh Mustofa sebab namanya tertulis berikut tada tanda tangannya. (Diki)

Berita Terkait

Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar
Resahkan Warga, Polres Tanggamus Bubarkan Balapan Liar di Gisting, Empat Motor Disita Polisi
Hasil Audit AUTJ Sudah di Bupati, Perlemanta Tagih Kejelasan Tindak Lanjut di DPRD Tanggamus
20 Pejabat Lolos Seleksi Administrasi Selter Lima Jabatan Eselon II Pemkab Tanggamus, Ini Daftarnya
Seluruh Penumpang KMP Batumandi di Merak Berhasil Dievakuasi, Tim SAR Fokus Padamkan Api
Defisit Rp79,9 Miliar, KUA-PPAS Tanggamus 2027 Rencanakan Pendapatan Rp1,56 Triliun
Sejumlah Kapolsek di Polres Lampung Tengah dan Kasi Humas Berganti, Ini Daftar Namanya
Kapal KMP Batumandi Terbakar Saat Hendak Sandar di Pelabuhan Merak, Seluruh Penumpang Dievakuasi
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:00

Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:54

Resahkan Warga, Polres Tanggamus Bubarkan Balapan Liar di Gisting, Empat Motor Disita Polisi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 21:27

Hasil Audit AUTJ Sudah di Bupati, Perlemanta Tagih Kejelasan Tindak Lanjut di DPRD Tanggamus

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:43

20 Pejabat Lolos Seleksi Administrasi Selter Lima Jabatan Eselon II Pemkab Tanggamus, Ini Daftarnya

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:40

Seluruh Penumpang KMP Batumandi di Merak Berhasil Dievakuasi, Tim SAR Fokus Padamkan Api

Berita Terbaru