Prioritastv.com, Tanggamus, Lampung – Sejumlah masyarakat memberikan informasi terkait meninggalnya pengojek bernama Fadli (52) yang jasadnya ditemukan bersimbah darah di dalam dranaise aliran air pertanian.
Berdasarkan informasi yang diterima, bahwa selama ini Fadli di usianya yang sudah tidak muda dikenal supel dalam bergaul, memiliki banyak teman dan ulet dalam mengais rezeki bermodal motor honda beatnya.
Fadli juga diketahui masih ber KTP Kecamatan Limau walaupun telah bercerai dengan istrinya sejak 5 tahun lalu dan ia memiliki 3 orang anak, seorangnya perempuan dan lainnya laki-laki.
Menurut Irwantoni, selaku kerabat korban Fadli bahwa kesehariannya dikenal sangat baik kepada keluarganya dan setelah bercerai ia berdomilisi di Pekon Banding Agung Kecamatan Talang Padang.
“Keseharian almarhum tukang ojek dan dikenal baik, ia mengontrak di banding agung. Dia pisah dengan istrinya sekitar 5 tahun, anaknya tiga. Yang tua perempuan sudah menikah dan yang laki-laki masih bujang,” kata Erwantoni kepada Media Prioritas.
Ditambahkan Erwantoni, bahwa korban Fadli dimakamkan di Pekon Banding Agung sebab keluarganya banyak di pekon setempat.
“Keluarga banyak di banding agung makanya di semayankan di rumah adeknya di banding agung dan di makamkan di TPU pekon setempat,” tutupnya.
Terpisah, Fadli juga dikenal sangat baik oleh Alfandri selaku sang menantu bahkan selama mertuanya sering menanyakan kabar melalui handphone.
“Bapak mertua saya orangnya baik, ya sering juga komunikasi dengan saya,” kata Alfandri.
Alfandri berharap, kasus yang menewaskan mertuanya segera terungkap dan pelaku dapat dihukum seberat-beratnya.
“Kami doakan segera terungkap pelakunya dan dapat dihukum seberat-beratnya,” tandasnya.
Sebelumnya diberitakan, beredar vidio pendek di group WhatsApp temuan sosok mayat diduga korban pembunuhan tergeletak di aliran sungai kecil di wilayah Kecamatan Gunung Alip Kabupaten Tanggamus, Rabu 14 September 2023, malam.
Dalam vidio berdurasi 45 detik itu, tampak warga dengan menggunakan senter penerangan mendatangi sosok mayat dengan berlumuran darah di bagian dada dan leher akibat luka di bagian leher yang menganga.
Dilihat dari rekaman video, mayat tersebut berjenis kelamin laki-laki mengenakan jaket dan celana panjang berbahan levis warna biru terbujur kaku pada aliran dengan kepala dan badannya terlihat jelas.
Polisi telah memberikan keterangan resmi terkait temuan mayat yang menggegerkan warga di aliran air siring perkebunan yang terletak di Pekon Sukabanjar Kecamatan Gunung Alip Kabupaten Tanggamus tadi malam Rabu 13 September 2023, malam.
Polisi menyebut mayat tersebut diduga korban pembunuhan dan atau penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia dan polisi telah melakukan identifikasi juga mengevakuasi korban ke Rumah Sakit Batin Manungan (RSUD-BM) Kota Agung.
Polisi juga berhasil mengidentifikasi korban sesuai KTP yang ditemukan, ia bernama Fadli Bin Arsyad Nasir (52) dengan alamat Dusun Kampung Sawah RT 002 Pekon Banjar Agung Kecamatan Limau Kabupaten Tanggamus.
Namun demikian, korban sudah lama tidak tinggal di Kecamatan Limau setelah bercerai dengan istrinya dan ia berdomisili di wilayah Kecamatan Talang Padang, menurut keluarganya ia berprofesi mengojek.
Dari lokasi, polisi menemukan sejumlah barang bukti dari TKP berupa sepasang sandal japit warna ungu, sepasang sandal kulit warn coklat, handphone xiomi warna silver gold, topi dan senjata tajam jenis celurit.
Selain itu, juga ditemukan dompet warna hitam berisikan KTP, Kartu KIS atas nama Padli, uang tunai terpisah penempatan Rp259.000,- dan Rp86.000,-. Semua barang bukti telah diamankan di Polsek Talang Padang. (Herman)