Ketua LPKNI Tanggamus Sayangkan RSUD-BM Tak Miliki Obat Ular Berbisa, Ketua DPRD Dorong Perbaikan Pelayanan

- Jurnalis

Minggu, 6 April 2025 - 18:28

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Nama Pahlawan Tanggamus yang digunakan namanya menjadi RSUD.

Nama Pahlawan Tanggamus yang digunakan namanya menjadi RSUD.

Prioritastv.com, Tanggamus, Lampung – Ketua Lembaga Perlindungan Konsumen Nusantara Indonesia (LPKNI) Tanggamus, Yuliar Baro, mengungkapkan kekecewaannya terhadap RSUD Batin Mangunang (RSUD-BM) yang tidak memiliki stok vaksin atau obat untuk menangani kasus gigitan ular berbisa.

Kritik ini muncul setelah adanya laporan masyarakat yang kesulitan mendapatkan penanganan medis akibat terbatasnya ketersediaan obat antiracun (antivenom) di rumah sakit tersebut.

“Ini rumah sakit nomor satu di Kabupaten Tanggamus, tapi kok bisa tidak memiliki vaksin atau obat untuk korban gigitan ular berbisa? Sangat kami sayangkan,” ujar Yuliar menanggapi informasi penanganan gigitan ular berbisa dalam keterangannya, Minggu 6 April 2025.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Terpisah, Ketua DPRD Tanggamus, Agung Setyo Utomo, menyatakan pihaknya akan segera menindaklanjuti persoalan tersebut. Ia menegaskan pentingnya peningkatan pelayanan kesehatan di daerah.

“Prinsipnya, kami mendorong perbaikan dan peningkatan pelayanan. Tentu hal ini harus menjadi perhatian bersama,” ujar Agung.

Masyarakat berharap adanya langkah konkret dari pemerintah daerah untuk memastikan rumah sakit memiliki fasilitas dan stok obat yang memadai, termasuk untuk kasus darurat seperti gigitan ular berbisa.

Sebelumnya diberitakan, seorang warga bernama Supri Maholik (40), warga RT 06/02 Lingkungan Sabah Luppak, Kelurahan Kuripan, Kecamatan Kota Agung, Tanggamus mengalami kondisi kritis akibat gigitan ular berbisa saat sedang mencari sayuran pakis di hutan bersama adiknya, Edi (36), kemarin Sabtu 5 April 2025.

Namun, mirisnya, di Rumah Sakit Umum Daerah Batin Mangunang (RSUD-BM), pihak dokter dan perawat menyatakan bahwa rumah sakit tidak memiliki stok vaksin anti bisa ular.

Supri akhirnya dirujuk ke RS Panti Secanti, Gisting. Saat itu kondisinya semakin parah dengan busa mulai keluar dari mulutnya.

Beruntung, langkah cepat keluarga korban membawa ke RS Secanti Gisting, sehingga setelah mendapat perawatan intensif kondisi Supri perlahan mulai membaik. (Herdi)

Berita Terkait

Rentetan Gempa Guncang Tanggamus Lampung Sore Ini, BMKG Catat Magnitudo hingga 3,9
Curi Dua Motor dalam Semalam di Pringsewu, Pria Lampung Tengah Ditembak Kedua Kakinya
BreakingNews: Dua Hari Tak Terlihat, Pedagang Kota Agung Tanggamus Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Mandi
Polisi Tangkap Tiga Orang Dalam Penggerebekan Dugaan Peredaran Sabu di Gisting Tanggamus
Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar
Resahkan Warga, Polres Tanggamus Bubarkan Balapan Liar di Gisting, Empat Motor Disita Polisi
Hasil Audit AUTJ Sudah di Bupati, Perlemanta Tagih Kejelasan Tindak Lanjut di DPRD Tanggamus
20 Pejabat Lolos Seleksi Administrasi Selter Lima Jabatan Eselon II Pemkab Tanggamus, Ini Daftarnya
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:23

Rentetan Gempa Guncang Tanggamus Lampung Sore Ini, BMKG Catat Magnitudo hingga 3,9

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:45

Curi Dua Motor dalam Semalam di Pringsewu, Pria Lampung Tengah Ditembak Kedua Kakinya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:35

BreakingNews: Dua Hari Tak Terlihat, Pedagang Kota Agung Tanggamus Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Mandi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:37

Polisi Tangkap Tiga Orang Dalam Penggerebekan Dugaan Peredaran Sabu di Gisting Tanggamus

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:00

Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar

Berita Terbaru