Korban Serangan Harimau di Suoh Lambar Berjuang Melawan dengan Golok

- Jurnalis

Senin, 11 Maret 2024 - 23:55

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Korban Samanan saat dibawa ke ruang perawatan di RSUD Alimuddin Umar Lampung Barat, Senin 11 Maret 2024, malam. Foto : Kamto Winendra/Media Prioritastv.com.

Korban Samanan saat dibawa ke ruang perawatan di RSUD Alimuddin Umar Lampung Barat, Senin 11 Maret 2024, malam. Foto : Kamto Winendra/Media Prioritastv.com.

Prioritastv.com, Lampung Barat – Keberanian dan ketangguhan seorang korban serangan harimau di Suoh, Lampung Barat, menjadi sorotan setelah ia berhasil mengelak dan bahkan melawan binatang buas itu dengan menggunakan golok. Ridho, seorang rekan korban, mengungkapkan momen dramatis tersebut.

“Saya melihat kepala Samanan terlihat tempurung putih, namun dia masih bisa jalan hingga dibawa pulang ke rumahnya sebelum dievakuasi ke Puskesmas Sinar Mulyo,” kata Ridho, masih terguncang oleh insiden mengerikan yang dialami oleh temannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Ridho, korban, yang sedang menanam timun di kebunnya, tiba-tiba diserang oleh harimau tanpa ada peringatan sebelumnya.

“Saya melihat itu karena korban menjerit aja gitu sama saya, jaraknya sekitar 6 sampai 7 meteran,” tambahnya, menggambarkan momen mencekam ketika harimau menyerang.

Korban tidak menyerah begitu saja. Ridho menceritakan bahwa Samanan berusaha bertahan dan melawan dengan menggunakan golok.

“Iya, itu kan sempat melawan juga ya. Sebelumnya, harimau menyerangnya dari depan. Korban mengelak sehingga badannya menabrak pohon kopi, dia juga sambil mengejar lalu harimau kabur,” ungkap Ridho.

Meskipun korban melakukan perlawanan dengan berani, harimau yang cukup besar dengan panjang mencapai 2 meteran tetap menimbulkan ancaman yang serius bagi keselamatan Samanan sebab Saman mengalami luka di kepalanya.

“Sebelum harimau menyerang, tidak ada tanda-tanda atau suara,” ujarnya.

Dengan musim panen kopi yang semakin dekat, Ridho berharap agar tindakan penanggulangan terhadap harimau dapat dilakukan dengan segera.

Keberanian Samanan dan upaya perlawanannya menjadi inspirasi bagi masyarakat setempat untuk tetap waspada dan berhati-hati saat berada di sekitar daerah yang rawan serangan binatang buas. (Kamto Winendra)

Berita Terkait

Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar
Resahkan Warga, Polres Tanggamus Bubarkan Balapan Liar di Gisting, Empat Motor Disita Polisi
Hasil Audit AUTJ Sudah di Bupati, Perlemanta Tagih Kejelasan Tindak Lanjut di DPRD Tanggamus
20 Pejabat Lolos Seleksi Administrasi Selter Lima Jabatan Eselon II Pemkab Tanggamus, Ini Daftarnya
Seluruh Penumpang KMP Batumandi di Merak Berhasil Dievakuasi, Tim SAR Fokus Padamkan Api
Defisit Rp79,9 Miliar, KUA-PPAS Tanggamus 2027 Rencanakan Pendapatan Rp1,56 Triliun
Sejumlah Kapolsek di Polres Lampung Tengah dan Kasi Humas Berganti, Ini Daftar Namanya
Kapal KMP Batumandi Terbakar Saat Hendak Sandar di Pelabuhan Merak, Seluruh Penumpang Dievakuasi
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:00

Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:54

Resahkan Warga, Polres Tanggamus Bubarkan Balapan Liar di Gisting, Empat Motor Disita Polisi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 21:27

Hasil Audit AUTJ Sudah di Bupati, Perlemanta Tagih Kejelasan Tindak Lanjut di DPRD Tanggamus

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:43

20 Pejabat Lolos Seleksi Administrasi Selter Lima Jabatan Eselon II Pemkab Tanggamus, Ini Daftarnya

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:40

Seluruh Penumpang KMP Batumandi di Merak Berhasil Dievakuasi, Tim SAR Fokus Padamkan Api

Berita Terbaru