Inspektorat dan Kejari Tanggamus Bergerak, Grib Jaya Ikut Monitor, Pekon Gunung Tiga Jadi Fokus Investigasi

- Jurnalis

Senin, 16 Juni 2025 - 13:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

( Gambar ilustrasi Prioritastv.com  )

( Gambar ilustrasi Prioritastv.com )

Prioritastv.com, Tanggamus Lampung – Dugaan praktik Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN) di Pekon Gunung Tiga, Kecamatan Pugung, menjadi fokus pengawasan sejumlah pihak, termasuk organisasi masyarakat. Salah satunya, Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu Jaya (Grib Jaya) melalui kepengurusan tingkat kecamatan.

Ketua PAC Grib Jaya Pugung, Subhan, menegaskan bahwa organisasinya tetap berkomitmen mengawal proses pemeriksaan terhadap penggunaan dana desa yang dilaporkan memiliki banyak kejanggalan.

“Kami mendukung penuh langkah Inspektorat Tanggamus yang telah menurunkan tim audit investigatif. Ini membuktikan bahwa laporan kami ditanggapi secara serius,” ujar Subhan dalam pernyataan resminya, Senin (16/6/2025).

Ia menyebut, langkah Inspektorat Tanggamus merupakan bentuk respons institusional yang patut diapresiasi dalam mengedepankan akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan desa.

Subhan juga menyinggung ketidakhadiran sejumlah aparat pekon, termasuk kepala pekon, saat proses audit dilakukan pada 11 Juni 2025. Menurutnya, hal itu menunjukkan adanya indikasi kuat resistensi terhadap proses klarifikasi yang seharusnya dijalankan secara terbuka.

“Absennya Kaur Keuangan, Kaur Perencanaan, Juru Tulis, dan Kepala Pekon menunjukkan kurangnya iktikad baik untuk transparan. Ini tentu menimbulkan kecurigaan publik,” ujarnya.

Baca Juga :  Rapat Evaluasi Pembangunan 2026, DPRD Metro Tunggu Data TAPD Sebelum Ambil Sikap

Pihaknya berharap agar baik Inspektorat maupun Kejaksaan Negeri Tanggamus dapat bekerja secara independen, objektif, dan mengedepankan asas non-intervensi. Subhan juga menyatakan bahwa Grib Jaya akan terus mengawasi tahapan-tahapan lanjutan hingga hasil audit diumumkan secara resmi.

“Kami ingin proses ini tidak hanya menjadi formalitas, tapi mampu membongkar jika ada praktik-praktik yang merugikan keuangan negara,” pungkasnya. ( Davit )

Berita Terkait

Lansia Ulu Belu Tanggamus Hilang Dua Hari Ditemukan Meninggal Dunia
Ini Ciri-Ciri dan Kronologi Petani BNS Diduga Terseret Arus Way Semuong Tanggamus
Rotasi 51 Kepsek SMA/SMK Negeri di Lampung, Dua Pringsewu dan Terbanyak Lampung Utara
Lintasi Medan Terjal, Kapolsek Wonosobo Pimpin Pencarian Petani Diduga Terseret Arus Way Semuong Tanggamus
Resedivis Spesialis Pencuri Motor dan HP di Sejumlah TKP di Tulang Bawang Dibekuk di Register 45 Mesuji Lampung
Diduga Terseret Banjir Bandang Usai Pamit Mancing, Petani Lansia di BNS Tanggamus Belum Ditemukan
Pemkot Metro Perpanjang MoU dengan Kejari, Perkuat Pendampingan Hukum dan Pelayanan Publik
Nekat Jual Motor Teman ke Pesisir Barat, Pria Ini Tanggamus Ditangkap Saat Kabur Dinihari Naik Travel
Berita ini 2 kali dibaca

Asisten Redaktur

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 13:31 WIB

Lansia Ulu Belu Tanggamus Hilang Dua Hari Ditemukan Meninggal Dunia

Selasa, 14 April 2026 - 22:12 WIB

Ini Ciri-Ciri dan Kronologi Petani BNS Diduga Terseret Arus Way Semuong Tanggamus

Selasa, 14 April 2026 - 21:59 WIB

Rotasi 51 Kepsek SMA/SMK Negeri di Lampung, Dua Pringsewu dan Terbanyak Lampung Utara

Selasa, 14 April 2026 - 21:16 WIB

Lintasi Medan Terjal, Kapolsek Wonosobo Pimpin Pencarian Petani Diduga Terseret Arus Way Semuong Tanggamus

Selasa, 14 April 2026 - 18:02 WIB

Resedivis Spesialis Pencuri Motor dan HP di Sejumlah TKP di Tulang Bawang Dibekuk di Register 45 Mesuji Lampung

Berita Terbaru