Marak Penipuan Modus Mengaku Petugas Pajak, Polda Lampung Imbau Jangan Berikan Data Pribadi

- Jurnalis

Minggu, 17 November 2024 - 15:27

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Informasi Awas Penipuan Mengaku Petugas Pajak | Dok. DJP

Informasi Awas Penipuan Mengaku Petugas Pajak | Dok. DJP

Prioritastv.com, Lampung – Ramainya informasi terkait upaya penipuan bermodus mengaku petugas Direktorat Jenderal Pajak (DJP) di Provinsi Lampung.

Upaya penipuan ini dialami oleh Veri, warga Kecamatan Kemiling pada Sabtu (16/11/2024) sore. Pengusaha ini tersebut mulanya dihubungi oleh nomor tidak dikenal melalui pesan WhatsApp.

Veri mengatakan pelaku yang menghubunginya itu seorang pria dan mengaku petugas DJP. Saat ditelepon, Veri sempat melihat foto profil pelaku yang menggunakan logo DJP.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ngakunya petugas DJP. Dia lalu mengirimkan pesan berupa data nomor NPWP saya,” kata Veri, Minggu (17/11/2024).

Menurut Veri, NPWP yang dikirimkan pelaku memang benar nomor miliknya. Pun begitu dengan data lain seperti alamat, nama perusahaan dan alamat e-mail.

Hal yang sama dialami oleh Riduan, warga Kecamatan Tanjung Senang. Pekerja media ini mengaku dihubungi seseorang yang juga mengaku petugas pajak dari DJP.

“Yang bikin saya heran, data-datanya lengkap semua dan benar. Dari NIK (nomor induk kependudukan) sampai NPWP,” kata Riduan.

Kejadian serupa diutarakan Direktur PT Media Prioritas Tivi, Kosri, S.H., S.T. yang mendapatkan WhatsApp serupa, dengan mengaku bernama Indra Gunawan sebagai staff pendataan Verifikasi dan Informasi Direktorat Jendral Pajak Pusat.

“Kalimatnya ingin melakukan revisi data penanggung jawab dan meminta konfirmasikan kembali jika sudah benar, anehnya apabila ada yang telah berubah maka diharapkan untuk memverifikasi kembali data diri,” kata Kosri.

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Umi Fadillah mengimbau agar masyarakat berhati-hati dan waspada saat menerima telepon dari orang tidak dikenal.

“Jangan mudah memberikan informasi pribadi yang bisa membahayakan dan dipakai oleh orang yang tidak bertanggung jawab,” kata Umi, Minggu 17 November 2024.

Polda Lampung sendiri masih melakukan penelusuran informasi tersebut dan menampung semua pengaduan masyarakat atas dugaan penipuan ini.

“Masih kita telusuri. Informasi yang ada dari masyarakat sedang kita kumpulkan,” tandasnya. (Erwin)

Berita Terkait

GML Dukung Penataan Shopping Center Metro, Soroti Usia Bangunan dan Keselamatan Pedagang
Rusmansyah Ajak Laskar Merah Putih Dukung Program Pemkot Metro
Kebakaran Gudang Ekspedisi J&T di Pringsewu, Ratusan Paket Diduga Hangus Terbakar
Polisi Beberkan Identitas Pedagang Somay Ditemukan Kritis dan Meninggal di Kontrakan Baros Tanggamus
Wabup Agus Suranto Paparkan Progres Jalan Tembus Pematang Sawa, Akses hingga Investasi dan Lapangan Kerja di Tanggamus
Green Policing, Polres Tanggamus Bersihkan Lingkungan Pura Tirtha Amerta
Dituduh Curi Getah Karet, Pria di Mesuji Lampung Tewas Dikeroyok Massa
Pakai Kalimat “Antek-Antek Bandung Bondowoso”, Usman Mursyid Harap Pejabat Tanggamus Gerak Cepat Realisasikan Janji Pembangunan
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:21

GML Dukung Penataan Shopping Center Metro, Soroti Usia Bangunan dan Keselamatan Pedagang

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:14

Rusmansyah Ajak Laskar Merah Putih Dukung Program Pemkot Metro

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 20:22

Kebakaran Gudang Ekspedisi J&T di Pringsewu, Ratusan Paket Diduga Hangus Terbakar

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:00

Polisi Beberkan Identitas Pedagang Somay Ditemukan Kritis dan Meninggal di Kontrakan Baros Tanggamus

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:17

Wabup Agus Suranto Paparkan Progres Jalan Tembus Pematang Sawa, Akses hingga Investasi dan Lapangan Kerja di Tanggamus

Berita Terbaru