Dituduh Curi Getah Karet, Pria di Mesuji Lampung Tewas Dikeroyok Massa

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:09

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi saat mengevakusi korban setelah diamuk massa usai dituduh mencuri getah karet di Kabupate Mesuji, Lampung, Rabu 21 Oktober 2026 malam | Dok. Polres Mesuji.

Polisi saat mengevakusi korban setelah diamuk massa usai dituduh mencuri getah karet di Kabupate Mesuji, Lampung, Rabu 21 Oktober 2026 malam | Dok. Polres Mesuji.

Prioritastv.com, Lampung – Seorang pria berinisial S (45), warga Desa Sido Mulyo, Kecamatan Mesuji, Kabupaten Mesuji, Lampung, tewas setelah dikeroyok sekitar 40 warga yang memergokinya saat diduga mencuri getah karet di kebun milik warga.

Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (21/10/2026) malam, bermula ketika warga yang resah dengan dugaan pencurian getah karet berulang kali terjadi di wilayah itu berjaga di sekitar perkebunan. Sekitar pukul 23.30 WIB, seorang saksi berinisial KN melihat dua pria yang mencurigakan sedang mengambil getah karet.

Kasat Reskrim Polres Mesuji, Iptu Adi Setiawan, menjelaskan saksi lainnya berinisial SR kemudian memanggil warga untuk mendatangi lokasi. Saat warga berupaya menangkap kedua pria tersebut, satu orang berhasil melarikan diri, sedangkan S diamankan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Karena situasi memanas dan tidak terkendali, pelaku dihakimi massa dengan cara dipukul menggunakan tangan kosong dan kayu hingga meninggal dunia di lokasi kejadian,” kata Adi, Sabtu (24/10/2026).

Adi menyebut, menerima laporan masyarakat, anggota Polsubsektor Mesuji Pusat mendatangi lokasi kejadian sekitar pukul 00.20 WIB, Kamis (22/10/2026). Petugas mengamankan tempat kejadian perkara (TKP), melakukan olah TKP, serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi.

Sekitar pukul 01.30 WIB, pihaknya mengevakuasi jenazah korban ke RSUD Ragab Begawe Caram untuk menjalani pemeriksaan medis lebih lanjut. Sementara itu, rekan korban yang melarikan diri saat kejadian masih dalam pencarian.

“Kami masih menyelidiki kasus tersebut, termasuk mendalami rangkaian peristiwa dan mengidentifikasi warga yang diduga terlibat dalam penganiayaan hingga menyebabkan korban meninggal dunia,” bebernya.

Adi mengimbau masyarakat agar tidak melakukan tindakan main hakim sendiri terhadap orang yang diduga melakukan tindak pidana. Ia meminta warga menyerahkan penanganan perkara kepada kepolisian.

“Apabila menemukan pelaku kejahatan, segera amankan dan serahkan kepada pihak kepolisian atau hubungi Call Center Polri 110. Tindakan main hakim sendiri merupakan perbuatan melawan hukum dan dapat dikenai sanksi pidana,” tandasnya. (*)

Berita Terkait

Wabup Agus Suranto Paparkan Progres Jalan Tembus Pematang Sawa, Akses hingga Investasi dan Lapangan Kerja di Tanggamus
Green Policing, Polres Tanggamus Bersihkan Lingkungan Pura Tirtha Amerta
Pakai Kalimat “Antek-Antek Bandung Bondowoso”, Usman Mursyid Harap Pejabat Tanggamus Gerak Cepat Realisasikan Janji Pembangunan
Pedagang Somay Taman Kota Tanggamus Diduga Akhiri Hidup, Ditemukan Kritis di Kontrakan Baros
Gegara “Ah Masa Sih, Iya” Pria di Lampung Barat Aniaya Tetangga hingga Todongkan Pisau
GPN Tanggamus Gelar Diskusi Publik, Soroti Kebijakan dan Tagih Janji Dua Tahun Kepemimpinan Bupati Saleh Asnawi dan Wabup Agus Suranto
Keluarga Pelapor Tegaskan Perkara Penjemputan Konten Kreator Tanggamus Rohadi Bukan karena Kritik Pemerintah
Terjatuh saat Kabur dari Kejaran Polisi, Pencuri 2 Gadget di Pringsewu yang Tunarungu dan Tunawicara Patah Tulang
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:17

Wabup Agus Suranto Paparkan Progres Jalan Tembus Pematang Sawa, Akses hingga Investasi dan Lapangan Kerja di Tanggamus

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:13

Green Policing, Polres Tanggamus Bersihkan Lingkungan Pura Tirtha Amerta

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:09

Dituduh Curi Getah Karet, Pria di Mesuji Lampung Tewas Dikeroyok Massa

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 16:50

Pakai Kalimat “Antek-Antek Bandung Bondowoso”, Usman Mursyid Harap Pejabat Tanggamus Gerak Cepat Realisasikan Janji Pembangunan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 16:45

Pedagang Somay Taman Kota Tanggamus Diduga Akhiri Hidup, Ditemukan Kritis di Kontrakan Baros

Berita Terbaru