Menu

Mode Gelap
 

Lampung · 15 Jul 2023 21:17 WIB ·

Pelanggan Keluhkan Lamanya Waktu Tunggu, Begini Penjelasan Manajer PLN ULP Liwa


 Petugas PLN saat melakukan pemasangan listrik baru. (Kamto Winendra/Prioritastv.com) Perbesar

Petugas PLN saat melakukan pemasangan listrik baru. (Kamto Winendra/Prioritastv.com)

Prioritastv.com, Lampung Barat — Manajer PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Liwa Henry Sinaga menjelaskan mengenai alur pasang listrik baru bagi calon pelanggan.

Calon pelanggan bisa melakukan pendaftaran terlebih dahulu baik secara online, maupun melalui aplikasi PLN Mobile.

Kemudian, calon pelanggan akan diminta untuk melengkapi berbagai persyaratan yang tertera di dalam website atau aplikasi tersebut.

Selanjutnya, calon pelanggan akan menerima notifikasi via email untuk melakukan verifikasi.

Usai melakukan verifikasi, barulah calon pelanggan mendapatkan nomor registrasi.

“Terus, mereka nanti diharuskan mentransfer sejumlah uang untuk pembayaran biaya pemasangan listrik baru,” jelas Henry, Sabtu (15/7/2023).

“Nanti akan diberikan pin pembayaran,” sambungnya.

Biaya yang dikeluarkan calon pelanggan akan menyesuaikan dengan besaran daya.

“Kalau instalasi (listrik) rumah, bangunan, dan sebagainya itu sudah tanggung jawab pelanggan mau pakai biro jasa mana,” papar Henry.

“Kewenangan vendor hanya untuk memasang kWh saja, di luar itu sudah di luar kontrak kami,” lanjut dia.

Ia menjelaskan, usai melakukan pembayaran, calon pelanggan tidak dipungut biaya sepeserpun mengenai pemasangan listrik baru.

Jika pada prakteknya ditemukan adanya pungutan yang dilakukan pihak vendor, pelanggan disarankan untuk melaporkannya ke pihak PLN ULP Liwa.

“Datang saja ke kantor, ajukan pengaduan. Nanti akan kita kroscek,” terang Henry.

Lalu, calon pelanggan tinggal menunggu pemasangan listrik baru oleh petugas dari pihak vendor.

Tatkala ditanyakan mengenai nama pihak vendor, Henry terkesan enggan menyebutkan.

“Harus tahu ya nama vendornya,” ujarnya.

Usai wartawan menanyakan nama vendor kelima kalinya, barulah ia bersedia menyebutkan nama vendor.

“Oh, ada. PT Amanah,” sebut Henry.

Dalam proses menunggu pemasangan listrik baru, ditemui sejumlah keluhan dari pelanggan.

Ada pelanggan yang mesti menunggu berminggu-minggu hingga berbulan-bulan, tapi tak kunjung dilakukan pemasangan listrik baru.

Henry berkilah, kemungkinan terdapat beberapa kendala yang dihadapi pihaknya sebelum melakukan pemasangan listrik baru itu.

“Sebenernya itu kan sedang proses. Bukan berarti ketika sudah mendaftar, langsung dilayani,” kilah pria yang hampir satu tahun menjabat sebagai Manajer PLN ULP Liwa itu.

“Karena kan nomor teleponnya itu valid atau enggak, terus bisa dihubungi atau enggak. Bisa saja nomor calon pelanggan itu aktif, cuma kan saat dihubungi kemungkinan pas gak ada sinyal,” terus dia.

Selain bertugas mengerjakan pemasangan listrik baru, pihak vendor juga memiliki kewenangan untuk mencabut listrik pelanggan jika menunggak pembayaran.

Namun, sebelum dicabut, petugas mesti mendapatkan izin dari pelanggan terlebih dahulu. (Kamto Winendra)

Artikel ini telah dibaca 163 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Kapolda Lampung Beri Instruksi Tim Rescue dan Patroli Perairan untuk WSL Krui Pro 2024

23 May 2024 - 12:40 WIB

Kementerian Agama Tanggamus Gelar Rakor Persiapan Pemberangkatan Jamaah Calon Haji 1445 H/2024 M

23 May 2024 - 10:14 WIB

Sudah Memakan Korban Jiwa, Harimau Pemangsa Manusia di Lampung Barat Ditangkap Tim Gabungan

23 May 2024 - 10:04 WIB

Pejabat Bupati Tanggamus Hadiri Pekan Raya Lampung 2024 di PKOR Way Halim

23 May 2024 - 09:46 WIB

Pembangunan Jalan Usaha Tani Salah satu Program Prioritas Pekon Rajabasa

23 May 2024 - 08:28 WIB

Balai Pekon Betung Pematang Sawa Diresmikan Camat

22 May 2024 - 19:38 WIB

Trending di Lampung