Prioritastv.com, Metro, Lampung – Pemerintah Kota Metro menggelar acara pelepasan secara khidmat untuk 74 Aparatur Sipil Negara (ASN) yang memasuki masa purnabakti. Bertempat di Aula Pemerintah Kota Metro, Rabu (3/12/2025), prosesi ini sekaligus menjadi penghormatan resmi bagi pegawai yang mengabdi hingga batas usia pensiun (BUP) periode 1 Juli hingga 1 Desember 2025.
Acara ini tidak hanya berisi serah terima simbolis, tetapi juga dilengkapi dengan layanan administratif seperti perubahan data kependudukan oleh Dinas Dukcapil serta pemberian piagam penghargaan kepada perwakilan pensiunan.
Dalam sambutannya, Wali Kota Metro Bambang Iman Santoso menegaskan bahwa pensiun bukan akhir, melainkan babak baru yang penuh makna. “Mudah-mudahan pertemuan ini membawa keberkahan dan menjadi catatan amal baik. Pensiun adalah hal yang wajar sebagai bagian dari siklus pengabdian,” ujarnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

Bambang juga menekankan pentingnya pola pikir positif dalam menyambut masa pensiun. “Masa purnabakti tidak identik dengan kemunduran. Yang terpenting adalah menjaga semangat, vitalitas, dan terus bersyukur atas setiap amanah yang telah dijalani,” tambahnya.
Ia secara khusus menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi yang telah diberikan. “Atas nama pemerintah dan pribadi, kami ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya. Pengabdian Bapak dan Ibu memiliki arti penting bagi kemajuan Kota Metro.”
Sementara itu, Suwandi, selaku Plt. Kepala BKPSDM Kota Metro, menyampaikan bahwa pelepasan ini dilaksanakan berdasarkan sejumlah peraturan, termasuk UU Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN serta PP Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen PNS.

“Hari ini kami melepas 74 PNS Kota Metro yang memasuki BUP periode Juli hingga Desember 2025, dengan rincian 14 orang (Juli), 13 orang (Agustus), 14 orang (September), 12 orang (Oktober), 9 orang (November), dan 12 orang (Desember),” jelas Suwandi.
Dari jumlah tersebut, terdapat 36 orang yang menduduki jabatan struktural, 11 orang dengan jabatan fungsional tertentu, dan 27 orang berasal dari jabatan guru serta pengawas. Acara pelepasan ini diharapkan menjadi momentum yang penuh makna, sekaligus pengingat bahwa setiap akhir pengabdian adalah awal dari kehidupan yang tetap produktif dan penuh makna di luar dinas.(Advertorial)









