Warga Lampung Heboh, Benda Bercahaya Mirip Rudal di Langit Diduga Debris

Fenomena cahaya terang yang melintas di langit Lampung memicu kepanikan warga, diduga merupakan puing antariksa yang terbakar saat memasuki atmosfer Bumi.

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 4 April 2026 - 21:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Benda mirip rudal yang beredar di media sosial melintasi langit Lampung, Sabtu 4 April 2026, malam | Dok. Tangkapan Layar Video.

Benda mirip rudal yang beredar di media sosial melintasi langit Lampung, Sabtu 4 April 2026, malam | Dok. Tangkapan Layar Video.

Prioritastv.com, Lampung – Warga di sejumlah wilayah di Lampung dibuat heboh setelah melihat benda bercahaya melintas di langit pada Sabtu (4/4/2026) sekitar pukul 19.00 WIB. Fenomena tersebut dilaporkan terlihat di beberapa daerah, mulai dari Lampung Timur, kawasan Bandar Jaya di Lampung Tengah, hingga Kalianda di Lampung Selatan, sehingga memicu perhatian luas dari masyarakat.

Kemunculan cahaya terang di langit malam itu sontak menimbulkan beragam spekulasi. Sejumlah warga mengaku terkejut dan khawatir, bahkan menduga benda tersebut sebagai rudal. “Itu apa seperti rudal yang melintas, jangan-jangan rudal Irak atau Iran,” ujar Parto, warga Lampung Timur.

Sementara itu, Nanik, warga Bandar Jaya, juga mengungkapkan kekhawatirannya saat melihat fenomena tersebut. “Ya Allah, semoga bukan rudal yang melintas, tanda-tanda apa ini,” katanya.

Di tengah kekhawatiran warga, hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang terkait objek yang terlihat di langit tersebut. BMKG Lampung saat dikonfirmasi juga belum memberikan keterangan.

Namun, berdasarkan informasi yang dihimpun dari berbagai sumber, karakteristik yang tampak, fenomena ini diduga bukan meteor ataupun komet, melainkan debris atau puing antariksa yang masuk kembali ke atmosfer Bumi.

Dugaan ini menguat karena cahaya yang terlihat tampak bergerak perlahan dan diikuti pecahan-pecahan kecil yang menyala, ciri khas dari material luar angkasa yang terbakar saat memasuki atmosfer.

Baca Juga :  Rumah Guru Ngaji Tak Layak Huni di Wonosobo Tanggamus Disurvei untuk Program Bedah Rumah 2026

Puing antariksa sendiri umumnya berasal dari sisa roket, satelit yang sudah tidak berfungsi, atau bagian wahana luar angkasa lainnya. Ketika memasuki atmosfer dengan kecepatan tinggi, benda-benda tersebut mengalami gesekan hebat hingga terbakar, menghasilkan cahaya terang menyerupai bola api.

Dalam beberapa kasus, material tersebut terpecah menjadi beberapa bagian yang tetap menyala, sehingga terlihat seperti serpihan cahaya yang menyebar di langit.

Peristiwa kali ini menjadi perhatian luas karena terjadi pada waktu yang masih banyak aktivitas warga dan kondisi langit yang memungkinkan objek terlihat dengan jelas dari berbagai wilayah. Fenomena serupa sebenarnya cukup sering terjadi di berbagai belahan dunia, meskipun tidak selalu terlihat jelas oleh masyarakat. (*)

Berita Terkait

Aksi Dugaan Curanmor Digagalkan Warga Pringsewu, Dua Pelaku Nyaris Dapat ‘Salam Olahraga’
Harga Plastik dan Bahan Baku Naik, Pedagang Kecil di Metro Hadapi Dilema
Pencarian 7 Hari Tanpa Hasil, Korban Terseret Arus Sungai Rantau Tijang Pringsewu Dinyatakan Hilang
Dua Pelaku Curanmor Diamuk Massa di Lampung Tengah, Satu Tewas dan Satu Luka
Rumah Guru Ngaji Tak Layak Huni di Wonosobo Tanggamus Disurvei untuk Program Bedah Rumah 2026
Bupati Tanggamus Beri Bantuan Korban Kebakaran Talang Padang dan Instruksikan OPD Lakukan Assessment
Viral Rumah Dirobohkan di Pati Jawa Tengah Usai Pasutri Cerai
Perjuangan Dua Perawat Puskesmas Martanda Tanggamus Dampingi Ibu Hamil Seberangi Lautan Demi Persalinan
Berita ini 383 kali dibaca
Avatar photo

Jumadi

Jumadi adalah Pemimpin Redaksi Media Prioritastv.com, Sertifikasi Wartawan Utama tersertifikasi Dewan Pers Republik Indonesia. Bertanggung jawab sesuai Kode Etik Jurnalistik. Nomor Sertifikasi Dewan Pers: 14808-LSPR/WU/DP/XI/2025/20/12/68

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 22:18 WIB

Aksi Dugaan Curanmor Digagalkan Warga Pringsewu, Dua Pelaku Nyaris Dapat ‘Salam Olahraga’

Minggu, 12 April 2026 - 14:41 WIB

Harga Plastik dan Bahan Baku Naik, Pedagang Kecil di Metro Hadapi Dilema

Minggu, 12 April 2026 - 13:20 WIB

Pencarian 7 Hari Tanpa Hasil, Korban Terseret Arus Sungai Rantau Tijang Pringsewu Dinyatakan Hilang

Minggu, 12 April 2026 - 10:18 WIB

Dua Pelaku Curanmor Diamuk Massa di Lampung Tengah, Satu Tewas dan Satu Luka

Sabtu, 11 April 2026 - 14:17 WIB

Rumah Guru Ngaji Tak Layak Huni di Wonosobo Tanggamus Disurvei untuk Program Bedah Rumah 2026

Berita Terbaru