Jajaran DPK Apdesi Kota Agung Salurkan Bantuan Bahan Pokok untuk Korban Konflik Gajah Liar di Pekon Gunung Doh Tanggamus

- Jurnalis

Sabtu, 11 Januari 2025 - 08:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bantuan bahan makanan yang diserahkan oleh DPK Apdesi Kota Agung Tanggamus melalui Kepala Pekon Gunung Doh, BNS, Muzzakir, Jumat 10 Januari 2025 | Dok. DPK Apdesi Kota Agung.

Bantuan bahan makanan yang diserahkan oleh DPK Apdesi Kota Agung Tanggamus melalui Kepala Pekon Gunung Doh, BNS, Muzzakir, Jumat 10 Januari 2025 | Dok. DPK Apdesi Kota Agung.

Prioritastv.con, Tanggamus, Lampung – Dewan Pimpinan Kecamatan Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (DPK Apdesi) Kecamatan Kota Agung menunjukkan kepeduliannya terhadap warga terdampak konflik gajah liar di Pekon Gunung Doh, Kecamatan Bandar Negeri Semuong (BNS), dengan memberikan bantuan bahan pokok, Kamis 10 Januari 2025.

Bantuan berupa mi instan dan minyak goreng ini disalurkan langsung oleh Ketua DPK Apdesi Kota Agung, Neneng Rohani, yang didampingi oleh bendahara dan sekretaris organisasi tersebut. Bantuan diterima oleh Kepala Pekon Gunung Doh.

Kepala Pekon Terbaya, Kota Agung, Mardatu, mengungkapkan bahwa bantuan ini merupakan hasil solidaritas dari 13 kepala pekon di Kecamatan Kota Agung Pusat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini adalah bentuk tali asih dari Apdesi Kota Agung untuk warga Gunung Doh yang terdampak konflik gajah. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat,” ujar Mardatu, Sabtu 11 Januari 2025.

Sementara itu, Kepala Pekon Gunung Doh, Muzzakir, menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan oleh DPK APDESI. Ia menegaskan bahwa bantuan ini sangat membantu, terutama bagi warga di Blok 3 dan Blok 4, yang mengalami kerusakan paling parah akibat amukan gajah liar.

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada ibu-ibu kepala pekon dan seluruh pihak yang telah memberikan bantuan ini. Semoga kepedulian mereka mendatangkan keberkahan,” ucap Muzzakir.

Konflik antara manusia dan gajah liar telah menyebabkan kerugian signifikan di wilayah ini, mulai dari rusaknya lahan pertanian hingga ancaman keselamatan warga. Diharapkan upaya pemerintah dan organisasi terkait dapat menemukan solusi jangka panjang untuk mencegah kejadian serupa di masa depan. (Herdi)

Berita Terkait

DKPTPH Tanggamus Antisipasi Ancaman El Nino 2026, Perkuat Mitigasi Kekeringan Pertanian
Wisuda Kedua STIT Tanggamus, Almira Fauzi Dorong Lulusan Tingkatkan IPM Daerah
Bupati Pringsewu Dorong Kolaborasi PAUD Lewat Program Holistik Integratif
Kadis Perikanan Tanggamus Respons Keluhan Nelayan: BBM hingga Bantuan Alat Tangkap Segera Ditindaklanjuti
Ikan Sulit, BBM Susah Didapat, Nelayan Jaring Kota Agung Harap Perhatian Pemkab Tanggamus
Cek Isu Viral Bom Ikan, Polres Tanggamus Patroli Perairan Teluk Semaka
17 Pejabat Pemkab Pringsewu Dilantik, Ini Daftarnya
Disdukcapil Tanggamus Terus Tingkatkan Layanan, Urus Adminduk Kini Bisa via WhatsApp

Redaktur

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 19:08 WIB

DKPTPH Tanggamus Antisipasi Ancaman El Nino 2026, Perkuat Mitigasi Kekeringan Pertanian

Selasa, 28 April 2026 - 10:58 WIB

Wisuda Kedua STIT Tanggamus, Almira Fauzi Dorong Lulusan Tingkatkan IPM Daerah

Sabtu, 25 April 2026 - 17:48 WIB

Bupati Pringsewu Dorong Kolaborasi PAUD Lewat Program Holistik Integratif

Sabtu, 25 April 2026 - 17:00 WIB

Kadis Perikanan Tanggamus Respons Keluhan Nelayan: BBM hingga Bantuan Alat Tangkap Segera Ditindaklanjuti

Sabtu, 25 April 2026 - 16:38 WIB

Ikan Sulit, BBM Susah Didapat, Nelayan Jaring Kota Agung Harap Perhatian Pemkab Tanggamus

Berita Terbaru