Tewas Kehilangan Bokong, Seekor Sapi di Pekon Tampang Tua Tanggamus Diduga Dimangsa Harimau

- Jurnalis

Kamis, 30 Januari 2025 - 23:16

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kolase foto kondisi sapi yang tewas kehilangan bokong dan jejak kaki harimau yang diabadikan warga, Kamis 30 Januari 2025 | Dok. Istimewa.

Kolase foto kondisi sapi yang tewas kehilangan bokong dan jejak kaki harimau yang diabadikan warga, Kamis 30 Januari 2025 | Dok. Istimewa.

Prioritastv.com, Tanggamus, Lampung – Warga Pekon Tampang Tua, Kecamatan Pematang Sawa, Kabupaten Tanggamus, dikejutkan dengan temuan seekor sapi yang tewas mengenaskan.

Berdasarkan foto-foto yang beredar, sapi berwarna putih itu ditemukan dalam kondisi sebagian tubuhnya telah hilang, terutama di bagian bokong.

Dugaan serangan harimau semakin kuat setelah ditemukan jejak kaki besar yang menyerupai tapak harimau di sekitar lokasi kejadian.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sebuah foto yang diambil pada 30 Januari 2025 pukul 10.59, terlihat jejak kaki tersebut telah ditandai dengan daun oleh warga setempat sebagai bukti keberadaan hewan buas tersebut.

Baca Juga :

Dua Ekor Sapi di Tampang Tua Pematang Sawa Tanggamus Diduga Diserang Harimau, Satu Tewas dan Satu Lecet Akhirnya Disembelih.

Kejadian ini membuat masyarakat sekitar waspada. Beberapa warga mengaku mendengar suara mencurigakan di malam hari sebelum sapi ditemukan tewas.

Kapolsek Pematang Sawa, Polres Tanggamus Ipda Ahmad Rais membenarkan informasi temuan kondisi sapi tersebut.

“Kalo lihat jejaknya diduga harimau, kejadian diketahui warga dinihari tadi, sekitar jam 01.00 WIB,” kata Ipda Ahmad Rais melalui sambungan WhatsApp, Kamis 30 Januari 2025, malam.

Kasus serangan harimau di wilayah Tanggamus bukan kali pertama terjadi. Dengan habitat yang semakin terdesak oleh aktivitas manusia, kemungkinan interaksi antara harimau dan warga semakin besar.

Oleh karena itu, upaya mitigasi dan edukasi kepada masyarakat menjadi langkah penting dalam mengatasi konflik satwa liar ini. (Herdi)

Berita Terkait

Memasuki Masa Tenang Pilkakon 2026, Polres Pringsewu Imbau Warga Hindari Provokasi dan Jaga Kerukunan
Tak Diberi Pinjam Kendaraan, Seorang Cucu Nekat Gasak Motor dan HP Milik Kakeknya di Tulang Bawang Lampung
Warga Binaan Rutan Kota Agung asal Pringsewu Meninggal di Rumah Sakit Tanggamus Derita Penyakit Kronis
Lahan 1,5 Hektar di Batu Tegi Tanggamus Terbakar, Kerugian 80 Juta
Bukan Laporan Pemerintah Maupun LSM, Polres Tanggamus Beberkan Perkara Konten Kreator Rohadi
Breakingnews: Rumah di Pekon Pagelaran Pringsewu Terbakar, Asap Hitam Membubung ke Udara
Meski Terima Opsen PKB 18 Miliar, 972 Kendaraan ‘Plat Merah’ Tunggak Pajak , 892 Unit Milik Pemkab Tanggamus
Pro Kontra Netizen atas Diamankannya Konten Kreator Rohadi Alcantara oleh Polres Tanggamus
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 08:42

Memasuki Masa Tenang Pilkakon 2026, Polres Pringsewu Imbau Warga Hindari Provokasi dan Jaga Kerukunan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:31

Tak Diberi Pinjam Kendaraan, Seorang Cucu Nekat Gasak Motor dan HP Milik Kakeknya di Tulang Bawang Lampung

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:47

Warga Binaan Rutan Kota Agung asal Pringsewu Meninggal di Rumah Sakit Tanggamus Derita Penyakit Kronis

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:30

Lahan 1,5 Hektar di Batu Tegi Tanggamus Terbakar, Kerugian 80 Juta

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:08

Bukan Laporan Pemerintah Maupun LSM, Polres Tanggamus Beberkan Perkara Konten Kreator Rohadi

Berita Terbaru