Empat Hari Pencarian, Bocah 2 Tahun Diduga Tenggelam di Banjit Way Kanan Belum Ditemukan

- Jurnalis

Rabu, 12 Februari 2025 - 08:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim SAR saat melakukan pencarian balita 2 tahun diduga tenggelam di Sungai Umpu, Menanga Siamang, Banjit, Way Kanan, Selasa 11 Februari 2025 | Dok. Kantor SAR Lampung.

Tim SAR saat melakukan pencarian balita 2 tahun diduga tenggelam di Sungai Umpu, Menanga Siamang, Banjit, Way Kanan, Selasa 11 Februari 2025 | Dok. Kantor SAR Lampung.

Prioritastv.com, Way Kanan, Lampung – Upaya pencarian terhadap Nur Latifah (2), balita yang diduga hanyut di Sungai Umpu, Kampung Menanga Siamang, Kecamatan Banjit, Kabupaten Way Kanan, masih belum membuahkan hasil hingga hari keempat pencarian, Selasa 11 Februari 2025.

Koordinator Pos SAR Tulang Bawang, Zian Fajri, menyatakan bahwa berbagai metode telah diterapkan dalam operasi pencarian, namun korban belum ditemukan.

“Pencarian hari ke-4 SRU dibagi menjadi dua tim. SRU 1 melakukan pencarian dengan perahu rafting, sedangkan SRU 2 menyisir sepanjang bibir sungai. Namun, hingga sore hari, hasilnya masih nihil,” ungkap Zian.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menyebut, Tim SAR gabungan yang terlibat dalam pencarian meliputi Pos SAR Tulang Bawang, BPBD Way Kanan, Polsek Banjit, Koramil Banjit, FAJI (Federasi Arung Jeram Indonesia), serta masyarakat sekitar.

Mereka menggunakan peralatan seperti perahu karet, perahu rafting, Aqua Eye, dan alat komunikasi.

Kondisi cuaca yang berawan serta arus sungai yang cukup deras menjadi tantangan tersendiri dalam pencarian. Tim telah memperluas pencarian hingga radius 7 km dari lokasi kejadian.

Operasi pencarian dihentikan sementara dan akan dilanjutkan kembali pada hari ini Rabu 12 Februari 2025 pagi dengan evaluasi serta pengembangan area pencarian.

“Kami mengimbau masyarakat sekitar yang melintas di sepanjang aliran Sungai Umpu untuk segera melaporkan jika menemukan tanda-tanda keberadaan korban,” tutup Zian. (Erwin)

Berita Terkait

Bupati Pringsewu Dorong Kolaborasi PAUD Lewat Program Holistik Integratif
Kadis Perikanan Tanggamus Respons Keluhan Nelayan: BBM hingga Bantuan Alat Tangkap Segera Ditindaklanjuti
Ikan Sulit, BBM Susah Didapat, Nelayan Jaring Kota Agung Harap Perhatian Pemkab Tanggamus
Cek Isu Viral Bom Ikan, Polres Tanggamus Patroli Perairan Teluk Semaka
17 Pejabat Pemkab Pringsewu Dilantik, Ini Daftarnya
Disdukcapil Tanggamus Terus Tingkatkan Layanan, Urus Adminduk Kini Bisa via WhatsApp
Modus Izin ke Toilet Namun Curi Obat Nyamuk dan Susu di Alfamart Pringsewu, Pemuda Asal Tanggamus Diamuk Massa
Tanggamus Disiapkan Jadi Lokasi UPT BPOM Layani 3 Kabupaten, Pemkab Tawarkan Lahan Lebih Luas

Redaktur

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 17:48 WIB

Bupati Pringsewu Dorong Kolaborasi PAUD Lewat Program Holistik Integratif

Sabtu, 25 April 2026 - 17:00 WIB

Kadis Perikanan Tanggamus Respons Keluhan Nelayan: BBM hingga Bantuan Alat Tangkap Segera Ditindaklanjuti

Sabtu, 25 April 2026 - 16:38 WIB

Ikan Sulit, BBM Susah Didapat, Nelayan Jaring Kota Agung Harap Perhatian Pemkab Tanggamus

Sabtu, 25 April 2026 - 16:06 WIB

Cek Isu Viral Bom Ikan, Polres Tanggamus Patroli Perairan Teluk Semaka

Sabtu, 25 April 2026 - 15:51 WIB

17 Pejabat Pemkab Pringsewu Dilantik, Ini Daftarnya

Berita Terbaru

Sekda Pringsewu, Andi Darmawan saat menandatangani berita acara Sertijab 17 pejabat setempat, Jumat 24 April 2026 | Samuel/Media Prioritastv.com.

News

17 Pejabat Pemkab Pringsewu Dilantik, Ini Daftarnya

Sabtu, 25 Apr 2026 - 15:51 WIB