Senjata Oknum TNI Penembak 3 Polisi di Way Kanan Bukan Organik Meski Produksi Pabrikan, Terdapat Sparepart SS1 Pindad

- Jurnalis

Selasa, 25 Maret 2025 - 19:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Senjata yang digunakan oleh oknum TNI, Kopda Basar, dalam aksi penembakan terhadap tiga anggota Polri di Way Kanan.

Senjata yang digunakan oleh oknum TNI, Kopda Basar, dalam aksi penembakan terhadap tiga anggota Polri di Way Kanan.

Prioritastv.com, Lampung – Senjata laras panjang jenis FN-FNC yang digunakan oleh oknum TNI, Kopda Basar, dalam aksi penembakan terhadap tiga anggota Polri di Way Kanan diduga merupakan senjata rakitan.

Dugaan ini muncul setelah pemeriksaan yang dilakukan oleh Detasemen Peralatan (Denpal) Lampung menemukan adanya perangkat campuran dari senjata lain, yakni SS1 Pindad.

Hal tersebut diungkapkan oleh WS Danpuspom TNI, Mayjen TNI Eka Wijaya, dalam konferensi pers yang digelar di Mapolda Lampung pada Selasa (25/2/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mayjen TNI Eka Wijaya menjelaskan bahwa setelah melakukan aksi penembakan yang dipicu oleh perselisihan dalam arena sabung ayam, Kopda Basar langsung melarikan diri dan membuang senjatanya ke semak-semak di sekitar lokasi kejadian.

“Pelaku mengakui bahwa saat melarikan diri, ia membuang senjata tersebut. Alhamdulillah, ia menunjukkan lokasinya. Kemudian pada tanggal 19 Maret, anggota Denpom melaksanakan pencarian barang bukti dan berhasil menemukannya,” ujar Mayjen Eka Wijaya.

Setelah ditemukan, Komandan Pomdam memerintahkan agar senjata tersebut diperiksa oleh tim Denpal Lampung untuk memastikan apakah senjata itu merupakan senjata organik TNI atau rakitan.

Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa senjata tersebut memiliki komponen yang berasal dari dua jenis senjata berbeda.

“Setelah kami menemukan senjata ini, Danpomdam meminta Denpal untuk mengecek apakah ini senjata organik atau bukan. Hasilnya, ditemukan bahwa senjata ini merupakan campuran sparepart dari dua jenis senjata. Larasnya berasal dari FN FNC, tetapi beberapa bagian lainnya merupakan komponen SS1 Pindad,” jelasnya.

Dengan temuan tersebut, Mayjen TNI Eka Wijaya menduga bahwa senjata yang digunakan Kopda Basar bukanlah standar pabrikan. Namun, untuk memastikan lebih lanjut, senjata itu akan dikirim ke laboratorium forensik serta diuji balistik di PT Pindad.

“Kami akan memastikan lebih lanjut dengan pemeriksaan laboratorium di Mabes Polri dan uji balistik di Pindad. Karena ada sparepart dari SS1, kami akan melakukan verifikasi lebih lanjut,” tambahnya.

Sebagai informasi, FN FNC (Fabrique Nationale Carabine) merupakan senapan serbu buatan Fabrique Nationale (FN) Belgia yang mulai diproduksi sejak tahun 1970-an.

 

Sementara itu, SS1 (Senapan Serbu 1) adalah senjata yang dikembangkan oleh PT Pindad dengan lisensi dari FN Belgia dan digunakan oleh TNI serta Polri.

Kedua senjata ini memiliki desain yang mirip, sehingga memungkinkan adanya pertukaran beberapa komponen.
Kasus ini masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh pihak berwenang. (Erwin)

Berita Terkait

Bupati Pringsewu Dorong Kolaborasi PAUD Lewat Program Holistik Integratif
Kadis Perikanan Tanggamus Respons Keluhan Nelayan: BBM hingga Bantuan Alat Tangkap Segera Ditindaklanjuti
Ikan Sulit, BBM Susah Didapat, Nelayan Jaring Kota Agung Harap Perhatian Pemkab Tanggamus
Cek Isu Viral Bom Ikan, Polres Tanggamus Patroli Perairan Teluk Semaka
17 Pejabat Pemkab Pringsewu Dilantik, Ini Daftarnya
Disdukcapil Tanggamus Terus Tingkatkan Layanan, Urus Adminduk Kini Bisa via WhatsApp
Modus Izin ke Toilet Namun Curi Obat Nyamuk dan Susu di Alfamart Pringsewu, Pemuda Asal Tanggamus Diamuk Massa
Tanggamus Disiapkan Jadi Lokasi UPT BPOM Layani 3 Kabupaten, Pemkab Tawarkan Lahan Lebih Luas

Redaktur

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 17:48 WIB

Bupati Pringsewu Dorong Kolaborasi PAUD Lewat Program Holistik Integratif

Sabtu, 25 April 2026 - 17:00 WIB

Kadis Perikanan Tanggamus Respons Keluhan Nelayan: BBM hingga Bantuan Alat Tangkap Segera Ditindaklanjuti

Sabtu, 25 April 2026 - 16:38 WIB

Ikan Sulit, BBM Susah Didapat, Nelayan Jaring Kota Agung Harap Perhatian Pemkab Tanggamus

Sabtu, 25 April 2026 - 16:06 WIB

Cek Isu Viral Bom Ikan, Polres Tanggamus Patroli Perairan Teluk Semaka

Sabtu, 25 April 2026 - 15:51 WIB

17 Pejabat Pemkab Pringsewu Dilantik, Ini Daftarnya

Berita Terbaru

Sekda Pringsewu, Andi Darmawan saat menandatangani berita acara Sertijab 17 pejabat setempat, Jumat 24 April 2026 | Samuel/Media Prioritastv.com.

News

17 Pejabat Pemkab Pringsewu Dilantik, Ini Daftarnya

Sabtu, 25 Apr 2026 - 15:51 WIB