Hasil Forensik, Peluru Kaliber 5,56 MM Digunakan dalam Penembakan 3 Polisi di Way Kanan

- Jurnalis

Minggu, 30 Maret 2025 - 21:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Senjata yang diduga digunakan Kopda Basar menembak 3 polisi di Way Kanan, Lampung berisi peluru kaliber 5,56 mm | Dok. Denpom Lampung.

Senjata yang diduga digunakan Kopda Basar menembak 3 polisi di Way Kanan, Lampung berisi peluru kaliber 5,56 mm | Dok. Denpom Lampung.

Prioritastv.com, Lampung – Hasil pemeriksaan forensik mengungkap bahwa proyektil yang diambil dari tubuh tiga anggota polisi yang tewas saat menggerebek tempat judi sabung ayam di Way Kanan berasal dari peluru kaliber 5,56 mm milik tersangka Kopda Basar.

Dirkrimum Polda Lampung, Kombes Pahala Simanjuntak mengatakan pihaknya telah menerima hasil forensik terkait kasus penembakan tersebut

“Kami menerima hasil pemeriksaan dari Forensik Polri terkait proyektil, selongsong, dan sampel darah. Terungkap bahwa serpihan peluru kaliber 5,56 mm yang menewaskan tiga anggota polisi tersebut berasal dari senjata laras panjang,” kata Pahala, Minggu 30 Maret 2025.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pahala menjelaskan, bahwa serpihan proyektil yang ditemukan di tubuh korban berasal dari peluru jenis full metal jacket yang ditembakkan dari senjata laras panjang kaliber 5,56 mm.

Sebanyak delapan selongsong peluru kaliber 5,56 mm berhandstain buatan Indonesia ditemukan di lokasi kejadian, bersama dengan tiga selongsong peluru kaliber 7,62×45 mm dan dua selongsong peluru kaliber 9,19 mm, semuanya juga berhandstain buatan Indonesia.

“Tim forensik juga menganalisis selongsong peluru serta sampel darah korban untuk memperjelas kronologi penembakan. Hasil analisis menunjukkan bahwa sampel darah yang ditemukan di TKP 1 cocok dengan profil DNA korban AKP Anumerta Lusiyanto,” jelasnya.

Sementara itu, di TKP 2 ditemukan kecocokan dengan profil DNA milik Aipda Anumerta Petrus, dan di TKP 3 cocok dengan DNA Briptu Anumerta M. Ghalib.

“Hasil pemeriksaan laboratorium forensik ini telah kami limpahkan ke Denpom II/3 Lampung untuk proses lebih lanjut,” tutupnya. (Erwin)

Berita Terkait

Bupati Pringsewu Dorong Kolaborasi PAUD Lewat Program Holistik Integratif
Kadis Perikanan Tanggamus Respons Keluhan Nelayan: BBM hingga Bantuan Alat Tangkap Segera Ditindaklanjuti
Ikan Sulit, BBM Susah Didapat, Nelayan Jaring Kota Agung Harap Perhatian Pemkab Tanggamus
Cek Isu Viral Bom Ikan, Polres Tanggamus Patroli Perairan Teluk Semaka
17 Pejabat Pemkab Pringsewu Dilantik, Ini Daftarnya
Disdukcapil Tanggamus Terus Tingkatkan Layanan, Urus Adminduk Kini Bisa via WhatsApp
Modus Izin ke Toilet Namun Curi Obat Nyamuk dan Susu di Alfamart Pringsewu, Pemuda Asal Tanggamus Diamuk Massa
Tanggamus Disiapkan Jadi Lokasi UPT BPOM Layani 3 Kabupaten, Pemkab Tawarkan Lahan Lebih Luas

Redaktur

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 17:48 WIB

Bupati Pringsewu Dorong Kolaborasi PAUD Lewat Program Holistik Integratif

Sabtu, 25 April 2026 - 17:00 WIB

Kadis Perikanan Tanggamus Respons Keluhan Nelayan: BBM hingga Bantuan Alat Tangkap Segera Ditindaklanjuti

Sabtu, 25 April 2026 - 16:38 WIB

Ikan Sulit, BBM Susah Didapat, Nelayan Jaring Kota Agung Harap Perhatian Pemkab Tanggamus

Sabtu, 25 April 2026 - 16:06 WIB

Cek Isu Viral Bom Ikan, Polres Tanggamus Patroli Perairan Teluk Semaka

Sabtu, 25 April 2026 - 15:51 WIB

17 Pejabat Pemkab Pringsewu Dilantik, Ini Daftarnya

Berita Terbaru

Sekda Pringsewu, Andi Darmawan saat menandatangani berita acara Sertijab 17 pejabat setempat, Jumat 24 April 2026 | Samuel/Media Prioritastv.com.

News

17 Pejabat Pemkab Pringsewu Dilantik, Ini Daftarnya

Sabtu, 25 Apr 2026 - 15:51 WIB