Polisi Sebut Korban Perundungan di Pringsewu Ternyata Remaja Asal Pesawaran

- Jurnalis

Minggu, 20 April 2025 - 10:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kolase foto tangkapan layar saat korban dibenturkan ke tiang PLN dan Plh Kasat Reskrim Polres Pringsewu Ipda Candra Himawan saat memberikan keterangan pers, Minggu 20 April 2025 |

Kolase foto tangkapan layar saat korban dibenturkan ke tiang PLN dan Plh Kasat Reskrim Polres Pringsewu Ipda Candra Himawan saat memberikan keterangan pers, Minggu 20 April 2025 |

Prioritastv.com, Pringsewu, Lampung – Polres Pringsewu mengungkap identitas korban perundungan yang videonya viral di media sosial. Korban diketahui berinisial CHF (14), seorang pelajar perempuan asal Kecamatan Way Lima, Kabupaten Pesawaran.

Hal ini disampaikan oleh Plh. Kasat Reskrim Polres Pringsewu, Ipda Candra Hirawan, yang memastikan bahwa pihaknya telah menerima laporan dari keluarga korban dan tengah melakukan pendalaman terhadap kasus tersebut.

“Benar, pada Sabtu (19/4), kami menerima laporan dari pihak keluarga korban. Saat ini kasus sedang ditangani oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Pringsewu,” kata Candra, mewakili Kapolres Pringsewu, AKBP M. Yunnus Saputra, Minggu 20 April 2025.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menyebut, peristiwa perundungan ini terjadi pada Jumat malam (18/4) di beberapa lokasi di wilayah Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu.

Meski ia belum membeberkan detail identitas pelaku dan motif kejadian karena proses penyelidikan masih berlangsung.

Namun, pihaknya menegaskan akan menangani kasus ini secara serius dan sesuai hukum yang berlaku.

“Kami pastikan proses hukum akan berjalan. Ini juga menjadi bagian dari edukasi bahwa segala bentuk kekerasan, termasuk perundungan, tidak bisa ditoleransi,” tegasnya.

Video aksi kekerasan itu menunjukkan korban yang mengenakan baju putih dan jilbab gelap mengalami intimidasi verbal dan kekerasan fisik dari remaja lain yang mengenakan kaos putih.

Meski korban sudah berkali-kali meminta maaf, pelaku terus melanjutkan tindakannya.
Video tersebut menyebar luas dan memicu kecaman dari berbagai kalangan masyarakat.

Warganet menyuarakan kemarahan dan mendesak agar pelaku segera ditangkap dan diproses hukum.

Di media sosial, tagar #StopBullying ramai digaungkan sebagai bentuk solidaritas terhadap korban dan seruan untuk menghentikan segala bentuk kekerasan, terutama di kalangan remaja. (Davit)

Berita Terkait

Bupati Pringsewu Dorong Kolaborasi PAUD Lewat Program Holistik Integratif
Kadis Perikanan Tanggamus Respons Keluhan Nelayan: BBM hingga Bantuan Alat Tangkap Segera Ditindaklanjuti
Ikan Sulit, BBM Susah Didapat, Nelayan Jaring Kota Agung Harap Perhatian Pemkab Tanggamus
Cek Isu Viral Bom Ikan, Polres Tanggamus Patroli Perairan Teluk Semaka
17 Pejabat Pemkab Pringsewu Dilantik, Ini Daftarnya
Disdukcapil Tanggamus Terus Tingkatkan Layanan, Urus Adminduk Kini Bisa via WhatsApp
Modus Izin ke Toilet Namun Curi Obat Nyamuk dan Susu di Alfamart Pringsewu, Pemuda Asal Tanggamus Diamuk Massa
Tanggamus Disiapkan Jadi Lokasi UPT BPOM Layani 3 Kabupaten, Pemkab Tawarkan Lahan Lebih Luas

Redaktur

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 17:48 WIB

Bupati Pringsewu Dorong Kolaborasi PAUD Lewat Program Holistik Integratif

Sabtu, 25 April 2026 - 17:00 WIB

Kadis Perikanan Tanggamus Respons Keluhan Nelayan: BBM hingga Bantuan Alat Tangkap Segera Ditindaklanjuti

Sabtu, 25 April 2026 - 16:38 WIB

Ikan Sulit, BBM Susah Didapat, Nelayan Jaring Kota Agung Harap Perhatian Pemkab Tanggamus

Sabtu, 25 April 2026 - 16:06 WIB

Cek Isu Viral Bom Ikan, Polres Tanggamus Patroli Perairan Teluk Semaka

Sabtu, 25 April 2026 - 15:51 WIB

17 Pejabat Pemkab Pringsewu Dilantik, Ini Daftarnya

Berita Terbaru

Sekda Pringsewu, Andi Darmawan saat menandatangani berita acara Sertijab 17 pejabat setempat, Jumat 24 April 2026 | Samuel/Media Prioritastv.com.

News

17 Pejabat Pemkab Pringsewu Dilantik, Ini Daftarnya

Sabtu, 25 Apr 2026 - 15:51 WIB