Prioritastv.com, Pringsewu, Lampung – Berawal dari paket Shopee yang tak kunjung sampai, seorang Makeup Artist (MUA) muda asal Pringsewu Selatan malah jadi korban penipuan online dengan kerugian fantastis.
Korban berinisial DK (24) dipandu oleh pelaku yang mengaku sebagai customer service (CS) Shopee untuk mengakses tautan palsu dan melakukan pengajuan pinjaman di fitur Shopee PayLater dan Spinjam, yang seluruh dananya kemudian raib.
Modus yang digunakan cukup meyakinkan. Pelaku berpura-pura membantu menyelesaikan kendala pengiriman, bahkan menjanjikan dana pinjaman akan langsung dikembalikan ke akun Shopee korban.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Tanpa sadar, DK mengikuti instruksi dan menyetujui pencairan pinjaman senilai Rp28,5 juta. Sayangnya, uang itu tidak pernah kembali, dan pinjaman tetap tercatat atas namanya.
Plh. Kasat Reskrim Polres Pringsewu, Ipda Candra Hirawan, mengonfirmasi bahwa ini bukan kasus tunggal.
Dalam kurun Januari hingga April 2025, sedikitnya empat laporan serupa masuk ke pihak kepolisian dengan pola yang nyaris identik: mengaku dari Shopee, menawarkan bantuan, lalu mengarahkan korban untuk mengakses tautan atau membagikan data pribadi.
Ipda Candra Hirawan, menegaskan bahwa masyarakat harus lebih waspada terhadap pesan atau telepon mencurigakan.
“Jangan klik sembarang tautan, apalagi jika disuruh mengisi data penting atau OTP. Layanan resmi Shopee hanya melalui aplikasi atau situs resmi,” ujarnya, Jumat 25 April 2025.
Polisi mengimbau warga untuk segera melapor jika mengalami kejadian serupa, sekaligus saling mengingatkan di lingkungan sekitar agar tidak ada lagi korban baru. (Davit)









