Kementan Pastikan Ketersediaan Air di Tanggamus Siap Hadapi Musim Kemarau Panjang

- Jurnalis

Jumat, 23 Mei 2025 - 21:40

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Kementan saat meninjau irigasi di Pekon Srikanton, Semaka, Tanggamus, Kamis 22 Mei 2025 | Herdi/Media Prioritastv.com.

Tim Kementan saat meninjau irigasi di Pekon Srikanton, Semaka, Tanggamus, Kamis 22 Mei 2025 | Herdi/Media Prioritastv.com.

Prioritastv.com, Tanggamus, Lampung – Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Direktorat Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian (Ditjen LIP) memastikan kesiapan infrastruktur irigasi di Provinsi Lampung dalam menghadapi musim kemarau panjang yang diperkirakan akan mencapai puncaknya pada Juni hingga Agustus 2025 mendatang.

Direktur Irigasi Pertanian Kementan, Dhani Gartina, mengatakan sejumlah fasilitas seperti irigasi teknis, pompanisasi, irigasi perpompaan (Irpom), dan irigasi perpipaan (Irip) di wilayah sentra padi Lampung telah beroperasi baik.

Untuk infrastruktur yang belum optimal, saat ini sedang dilakukan proses perbaikan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Perbaikan pintu-pintu air dan normalisasi saluran irigasi terus kami lakukan bersama BBWS dan pihak terkait. Ini penting agar petani tetap bisa menanam di tengah kemarau panjang,” ujar Dhani saat meninjau irigasi di Pekon Srikaton, Semaka, Kabupaten Tanggamus, Kamis 22 Mei 2025.

Upaya ini mengacu pada Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 2 Tahun 2025, di mana Kementerian PUPR melalui BBWS akan menangani kontraktual dan swakelola lahan seluas 69.061 hektare.

Saat ini, musim tanam pertama (MT 1) di Lampung telah mencapai 85.997 hektare, terdiri dari padi sawah 72.113 hektare dan padi ladang 13.884 hektare.

“InsyaAllah tercapai targetnya. Beberapa kegiatan perbaikan sudah dan sedang dilaksanakan. Kami juga melengkapi dokumen teknis agar usulan dapat segera direalisasikan di lapangan,” tambah Dhani.

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, sebelumnya menegaskan bahwa ketersediaan air adalah kunci dalam meningkatkan indeks pertanaman (IP), sehingga Indonesia mampu menjaga ketahanan pangan bahkan menuju swasembada nasional. (Herdi)

Berita Terkait

Rentetan Gempa Guncang Tanggamus Lampung Sore Ini, BMKG Catat Magnitudo hingga 3,9
Curi Dua Motor dalam Semalam di Pringsewu, Pria Lampung Tengah Ditembak Kedua Kakinya
BreakingNews: Dua Hari Tak Terlihat, Pedagang Kota Agung Tanggamus Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Mandi
Polisi Tangkap Tiga Orang Dalam Penggerebekan Dugaan Peredaran Sabu di Gisting Tanggamus
Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar
Resahkan Warga, Polres Tanggamus Bubarkan Balapan Liar di Gisting, Empat Motor Disita Polisi
Hasil Audit AUTJ Sudah di Bupati, Perlemanta Tagih Kejelasan Tindak Lanjut di DPRD Tanggamus
20 Pejabat Lolos Seleksi Administrasi Selter Lima Jabatan Eselon II Pemkab Tanggamus, Ini Daftarnya
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:23

Rentetan Gempa Guncang Tanggamus Lampung Sore Ini, BMKG Catat Magnitudo hingga 3,9

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:45

Curi Dua Motor dalam Semalam di Pringsewu, Pria Lampung Tengah Ditembak Kedua Kakinya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:35

BreakingNews: Dua Hari Tak Terlihat, Pedagang Kota Agung Tanggamus Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Mandi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:37

Polisi Tangkap Tiga Orang Dalam Penggerebekan Dugaan Peredaran Sabu di Gisting Tanggamus

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:00

Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar

Berita Terbaru