Ratusan Pedagang Pasar Kota Agung Tanggamus Protes Kenaikan Sewa Kios: Pendapatan Tidak Menentu, Tapi Sewa Naik

- Jurnalis

Sabtu, 31 Mei 2025 - 23:14

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pedagang pasar saat melaksanakan musyawarah di Masjid Al-Kausar terkait naiknya sewa di Pasar Kota Agung, Tanggamus, Sabtu 31 Mei 2025 | Herdi/Media Prioritastv.com.

Pedagang pasar saat melaksanakan musyawarah di Masjid Al-Kausar terkait naiknya sewa di Pasar Kota Agung, Tanggamus, Sabtu 31 Mei 2025 | Herdi/Media Prioritastv.com.

Prioritastv.com, Tanggamus, Lampung – Ratusan pedagang Pasar Kota Agung, Kabupaten Tanggamus, memadati Aula Masjid Al-Falah pada Sabtu (31/5/2025) untuk mengikuti musyawarah terbuka membahas kenaikan biaya sewa kios yang dinilai memberatkan.

Musyawarah ini digagas oleh perwakilan pedagang bersama sejumlah tokoh masyarakat. Para pedagang menyampaikan keluhan terkait kebijakan tarif sewa baru yang dianggap tidak berpihak pada pelaku usaha kecil di tengah kondisi ekonomi yang belum stabil.

“Kami merasa sangat terbebani. Pendapatan kami tidak menentu, apalagi sejak beberapa tahun belakangan ini, tapi biaya sewa terus naik. Ini sangat tidak adil,” kata Alwan, salah satu pedagang pakaian yang telah berjualan di pasar tersebut selama lebih dari 20 tahun.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kenaikan tarif sewa tersebut, menurut Forum Pedagang Pasar Kota Agung, diberlakukan tanpa proses musyawarah terlebih dahulu. Padahal, mereka berharap setiap kebijakan yang menyangkut hajat hidup para pedagang bisa dibicarakan secara terbuka.

Ketua forum musyawarah pedagang, Jasril, menegaskan bahwa pihaknya meminta pemerintah daerah untuk segera meninjau ulang rencana kenaikan sewa kios atau SHGB. Ia khawatir, jika dibiarkan, kebijakan ini akan membunuh usaha kecil yang menjadi tulang punggung ekonomi lokal.

“Kami berharap ada solusi bersama. Jangan sampai kebijakan ini justru mematikan usaha kecil yang menjadi tulang punggung ekonomi rakyat,” tegas Jasril dalam forum tersebut.

Musyawarah berlangsung tertib dan menghasilkan kesepakatan awal untuk membentuk tim kecil yang terdiri dari perwakilan pedagang, pengelola pasar, dan unsur pemerintah daerah. (Herdi)

Berita Terkait

Kapolres Tanggamus Jumat Keliling di Masjid Nurul Huda, Ajak Warga Jaga Kamtibmas dan Manfaatkan Layanan Polisi 110
Kota Metro Raih TPAKD Award 2026, Terbaik Tingkat Kota Wilayah Sumatera
Terungkap, Pelaku Penimpaan QRIS Palsu di Angkringan Soka Maliosewu Pringsewu Ternyata Mantan Karyawan
Status Hukum Konten Kreator Rohadi Tanggamus Lampung Tunggu Hasil Gelar Perkara
TPAS Karangrejo Metro Terbakar, Cuaca Panas 36 Derajat Diduga Jadi Pemicu
Polres Lampung Barat Tangkap Pelaku Penyalahgunaan BBM Subsidi, 337 Liter Pertalite dan Solar Disita
Ini Dugaan Kasus yang Menjerat Konten Kreator Tanggamus Lampung Rohadi Alcantara
Polres Pringsewu Kerahkan 156 Personel Amankan Masa Kampanye Pilkakon Serentak
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:34

Kapolres Tanggamus Jumat Keliling di Masjid Nurul Huda, Ajak Warga Jaga Kamtibmas dan Manfaatkan Layanan Polisi 110

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:36

Kota Metro Raih TPAKD Award 2026, Terbaik Tingkat Kota Wilayah Sumatera

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:46

Terungkap, Pelaku Penimpaan QRIS Palsu di Angkringan Soka Maliosewu Pringsewu Ternyata Mantan Karyawan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:17

Status Hukum Konten Kreator Rohadi Tanggamus Lampung Tunggu Hasil Gelar Perkara

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:33

TPAS Karangrejo Metro Terbakar, Cuaca Panas 36 Derajat Diduga Jadi Pemicu

Berita Terbaru