Prioritastv.com, Tanggamus, Lampung – Warga Kota Agung, Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung, mengeluhkan kelangkaan tabung gas LPG 3 kilogram yang semakin sulit ditemukan dalam beberapa hari terakhir.
Kondisi ini membuat warga resah, terutama para ibu rumah tangga dan pelaku usaha kecil yang mengandalkan gas bersubsidi tersebut untuk kebutuhan sehari-hari.
Salah seorang warga, Rahma, mengaku kesulitan mendapatkan gas melon tersebut meski telah berupaya mencarinya hingga ke luar wilayah Kotaagung Barat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Saya sudah keliling ke beberapa pengecer, bahkan sampai ke luar Kotaagung Barat, tapi tetap tidak ada. Semua bilang kosong,” ngkap Rahma, Selasa 2 Juli 2025.
Rudi berharap pemerintah daerah maupun pihak terkait dapat segera mengambil langkah untuk menstabilkan pasokan gas LPG 3 kg di wilayah Kotaagung.
“Kami berharap segera ada solusi. Kalau terus begini, masyarakat yang jadi korban. Untuk masak saja susah,” keluhnya.
Sementara itu, mewakili Kepala Dinas Koperindag Tanggamus, Retno Noviana Damayanti, Tim Pengawas LPG Bersubsidi Kabupaten Tanggamus, Ahmad Abdul Mufit, memberikan keterangan terkait kelangkaan LPG 3 kg di wilayah Kota Agung:
“Kami membenarkan adanya kelangkaan gas LPG 3 kilogram di wilayah Kota Agung. Tim kami sudah turun langsung ke lapangan dan melakukan pengecekan ke sejumlah pangkalan, dan memang ditemukan bahwa stok benar-benar kosong,” kata Ahmad Abdul Mufit saat dikonfirmasi Media Prioritastv.com.
Ia menyebut, kelangkaaan itu atas tingginya permintaan dari berbagai kalangan masyarakat, mulai dari menengah ke bawah hingga menengah ke atas, tidak sebanding dengan jumlah ketersediaan saat ini.
Oleh karena itu, pihaknya segera akan berkoordinasi dengan pihak Pertamina Patra Niaga Lampung untuk mengirimkan surat resmi terkait permintaan penambahan kuota distribusi LPG, maupun usulan penambahan jumlah pangkalan.
“Kami juga tengah mengusulkan pelaksanaan Operasi Pasar (OP) dalam waktu dekat sebagai langkah cepat mengatasi kelangkaan yang terjadi,” tandasnya. (Herdi)







