Dugaan Korupsi Dana Nasabah di BRI Pringsewu Capai Rp17 Miliar, Bagaimana Dana Nasabah ?

- Jurnalis

Kamis, 3 Juli 2025 - 08:41

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Kajati Lampung saat menunjukan barang bukti yang berhasil disita, Rabu 2 Juli 2025 | Dok. Kejati Lampung.

Tim Kajati Lampung saat menunjukan barang bukti yang berhasil disita, Rabu 2 Juli 2025 | Dok. Kejati Lampung.

Prioritastv.com, Lampung – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung melakukan penggeledahan di Kantor Cabang Bank Rakyat Indonesia (BRI) Pringsewu terkait dugaan tindak pidana korupsi pengelolaan dana nasabah dalam kurun waktu 2021 hingga 2025.Penggeledahan dilakukan pada Rabu, 2 Juli 2025.

Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Lampung, Armen Wijaya, dalam keterangan resminya menjelaskan bahwa potensi kerugian negara akibat perkara ini ditaksir mencapai Rp17 miliar.

“Penyelidikan ini dilakukan berdasarkan surat perintah Kajati Lampung Tahun 2024, terkait dugaan tindakan korupsi pengelolaan dana nasabah di BRI Cabang Pringsewu,” kata Armen, Kamis 3 Juli 2025.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam penggeledahan yang dilakukan di tiga lokasi berbeda, tim penyidik berhasil menyita sejumlah barang bukti penting.

Barang bukti diantaranya dua unit mobil (Toyota Innova Reborn dan Honda Brio), empat sertifikat tanah dan bangunan, beberapa unit ponsel dan tas, serta uang tunai sebesar Rp559.660.209,30.

“Lokasi penggeledahan meliputi Kantor Cabang BRI Pringsewu, rumah Kepala Cabang BRI Pringsewu di Jalan Pemuda, dan sebuah rumah di wilayah Pesawaran,” jelasnya.

Untuk mendalami kasus tersebut, Kejati Lampung telah memeriksa sebanyak 25 orang saksi, terdiri dari pegawai internal BRI Pringsewu dan nasabah yang terkait.

Berdasarkan perhitungan sementara, total nilai barang bukti yang berhasil diamankan mencapai sekitar Rp2 miliar.

“Kami masih terus melakukan pendalaman untuk mengungkap siapa saja pihak yang terlibat serta memulihkan kerugian negara akibat korupsi ini,” tambah Armen.

Ia juga menegaskan bahwa Kejati Lampung akan terus menyampaikan perkembangan terbaru kepada publik seiring proses penyelidikan yang berlangsung.

Sebelumnya diberitakan, Pemimpin Cabang BRI Pringsewu, Muh Syarifudin, mengatakan, pihaknya melakukan pelaporan resmi terhadap dugaan fraud yang dilakukan oleh seorang oknum pegawai di BRI Branch Office (BO) Pringsewu, Lampung, ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung.

Laporan tersebut merupakan bagian dari langkah tegas perusahaan dalam menindak setiap bentuk pelanggaran di internal BRI.

Ia menjelaskan, berdasarkan hasil audit internal, oknum berinisial RMFT diduga telah menyalahgunakan dana simpanan nasabah.

Dugaan pelanggaran ini terungkap melalui sistem pengawasan internal yang berjalan ketat dan berkelanjutan di lingkungan BRI.

“Sebagai bentuk ketegasan, BRI telah menjatuhkan sanksi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap pelaku sesuai ketentuan internal perusahaan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Muh. Syarifudin menambahkan bahwa BRI menjamin dana nasabah yang terdampak akan dikembalikan sepenuhnya sesuai ketentuan yang berlaku. Nasabah tidak akan dirugikan atas kejadian tersebut. (Erwin)

Berita Terkait

Pemancing Ditemukan Meninggal Mengambang di Perairan Pantai Way Redak Pesisir Barat
Polisi Ungkap Dugaan Penyebab Pedagang Perempuan Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Mandi di Tanggamus
Kabar Baik! Warga Lampung Kini Bisa Sampaikan Aduan Langsung ke Kapolda, Catat Nomor Hotlinenya
Kapolres Tanggamus Sambut Audit Itwasda Polda Lampung, Quality Assurance Sasar Empat Bidang Utama
Rentetan Gempa Guncang Tanggamus Lampung Sore Ini, BMKG Catat Magnitudo hingga 3,9
Curi Dua Motor dalam Semalam di Pringsewu, Pria Lampung Tengah Ditembak Kedua Kakinya
BreakingNews: Dua Hari Tak Terlihat, Pedagang Kota Agung Tanggamus Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Mandi
Polisi Tangkap Tiga Orang Dalam Penggerebekan Dugaan Peredaran Sabu di Gisting Tanggamus
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:12

Pemancing Ditemukan Meninggal Mengambang di Perairan Pantai Way Redak Pesisir Barat

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:00

Polisi Ungkap Dugaan Penyebab Pedagang Perempuan Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Mandi di Tanggamus

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:54

Kabar Baik! Warga Lampung Kini Bisa Sampaikan Aduan Langsung ke Kapolda, Catat Nomor Hotlinenya

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:46

Kapolres Tanggamus Sambut Audit Itwasda Polda Lampung, Quality Assurance Sasar Empat Bidang Utama

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:23

Rentetan Gempa Guncang Tanggamus Lampung Sore Ini, BMKG Catat Magnitudo hingga 3,9

Berita Terbaru