Prioritastv.com, Tanggamus, Lampung- Jembatan penghubung antardusun di Pekon Gistingatas, Kecamatan Gisting, ambrol pada Sabtu pagi, 8 November 2025. Peristiwa ini membuat akses warga lumpuh dan menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Tanggamus.
Bupati H. Moh. Saleh Asnawi turun langsung meninjau lokasi pada Kamis sore, 13 November 2025, didampingi Ketua DPRD Tanggamus Agung Setyo Utomo, Kapolres Tanggamus AKBP Rahmat Sujatmiko, BPBD Tanggamus, Dinas PUPR serta Camat Gisting.
Bupati Moh. Saleh Asnawi menyatakan keprihatinan atas kondisi jembatan yang memiliki peran vital bagi mobilitas masyarakat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Saya kaget dan prihatin dengan kondisi jembatan yang ambrol seperti ini. Akibatnya warga antar dusun tidak bisa melintas,” ujarnya.
Untuk memastikan akses masyarakat tidak terputus terlalu lama, bupati langsung menginstruksikan BPBD Tanggamus melakukan penanganan darurat.
“Agar akses warga tidak terganggu lama, BPBD saya minta segera membangun jembatan darurat. Ini penting, terutama untuk anak sekolah. Setelah itu, tahun 2026 jembatan akan kita permanenkan,” tegasnya.
Kepala Pelaksana BPBD Tanggamus Irvan Wahyudi menjelaskan bahwa ambrolnya jembatan disebabkan pondasi yang terkikis arus sungai setelah hujan deras beberapa hari terakhir.
“Jembatan ini dibangun tahun 2018 dan kondisi aliran air memang semakin kuat sehingga struktur pondasinya tidak mampu menahan tekanan,” jelas Irvan.
Ia memastikan alat berat segera diturunkan untuk membersihkan material runtuhan. Setelah itu, BPBD memasang jembatan darurat dari material kayu agar warga bisa kembali beraktivitas.
Camat Gisting Purwanti menyebut jembatan ambrol diketahui warga Sabtu pagi setelah hujan deras dan banjir pada malam sebelumnya.
“Warga mendengar suara retakan dan runtuhan saat malam hari, pagi harinya jembatan sudah putus total,” katanya.
Ia menegaskan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka. Pihak kecamatan kini berkoordinasi dengan BPBD dan pekon untuk memastikan akses sementara dapat segera dibuka.
Kepala Pekon Gistingatas Sunardi mengatakan jembatan tersebut penghubung utama antara Dusun 4 dan Dusun 10.
“Jembatan ini sangat penting karena dipakai warga setiap hari untuk ke sekolah, ke kebun, hingga aktivitas ekonomi,” ujarnya.
Ia memastikan Pekon Gistingatas siap mendukung pembangunan darurat maupun permanen. Tahun depan, pihak pekon juga akan mengupayakan pembangunan badan jalan menuju jembatan menggunakan Dana Desa.
Pemkab Tanggamus menargetkan jembatan darurat selesai dalam waktu dekat agar mobilitas masyarakat kembali normal. (Herdi)









