Prioritastv.com, Tanggamus, Lampung – Dalam rangka mendukung pelayanan pemenuhan gizi yang optimal bagi masyarakat, mitra Yayasan Tusem Jabat Jaya melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Soponyono menggelar pelatihan sekaligus pembekalan bagi calon relawan. Kegiatan ini dilaksanakan di SPPG Pekon Soponyono, Kecamatan Wonosobo, Kabupaten Tanggamus, Kamis (15/1/2026).
Pelatihan tersebut bertujuan menyiapkan relawan yang memiliki keterampilan, etos kerja, kedisiplinan, serta tanggung jawab dalam menjalankan tugas pelayanan, khususnya dalam penyediaan makanan sehat dan bergizi bagi penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Narasumber dari Dinas Kesehatan Kabupaten Tanggamus, Evi Eka Ariestya yang menyampaikan pentingnya standar gizi dalam pelaksanaan program MBG sebagai bagian dari upaya membangun sumber daya manusia yang berkualitas sejak dini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Pemenuhan gizi yang baik sejak dini sangat berpengaruh terhadap kesehatan dan kecerdasan generasi mendatang,” ujarnya.
Sementara itu, Yudha Hardika Maulana menjelaskan bahwa penerapan prinsip higiene dan sanitasi pangan menjadi faktor utama dalam menjaga kualitas makanan yang disajikan.
“Pengolahan makanan harus memperhatikan kebersihan dan keamanan sejak bahan diterima hingga disajikan,” katanya.
Kepala SPPG Soponyono, Zikri Hidayat menekankan pentingnya kerja sama dan tanggung jawab setiap relawan sesuai dengan pembagian tugas di masing-masing divisi.
“Setiap relawan harus bekerja sama dan bertanggung jawab atas tugasnya,” tegasnya.
Ditempat sama, Koordinator SPPG Kecamatan Wonosobo, Andi Prayoga menambahkan bahwa seluruh aktivitas operasional berada di bawah koordinasi Kepala SPPG dan harus dijalankan sesuai aturan yang berlaku.
“Relawan wajib mematuhi arahan pimpinan demi kelancaran pelayanan,” ujarnya.
Menutup kegiatan, PIC mitra SPPG Soponyono, Hendri Suhaimi mengingatkan relawan untuk selalu disiplin dan mampu mengelola waktu dengan baik mengingat pekerjaan di dapur SPPG membutuhkan kondisi fisik yang prima.
“Disiplin dan manajemen waktu sangat penting agar pelayanan kepada penerima manfaat tetap maksimal,” tegasnya. (*)

Herdi Abas adalah Wartawan Muda yang tersertifikasi Dewan Pers Republik Indonesia. Aktif meliput peristiwa daerah, sosial, dan kriminal dengan pendekatan jurnalistik yang faktual, objektif, dan bertanggung jawab sesuai Kode Etik Jurnalistik. Nomor Sertifikasi Dewan Pers: 31002-LSPR/Wda/DP/XI/2025/12/11/68







