Prioritastv.com, Tanggamus, Lampung – Musibah banjir merendam areal persawahan milik warga di Dusun Cita Laksana, Pekon Air Kubang, Kecamatan Air Naningan, Kabupaten Tanggamus. Padi yang telah dipanen dan siap memasuki proses perontokan terendam air akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut selama berjam-jam. Genangan air terlihat menutup hamparan sawah yang sebagian padinya telah diarit.
Kondisi ini diduga kuat disebabkan oleh tersumbatnya gorong-gorong saluran pembuangan air utama di kawasan persawahan, sehingga air hujan tidak dapat mengalir ke sungai dan justru menggenangi lahan pertanian warga.
Salah seorang petani setempat, Rian, mengatakan hujan deras terjadi sejak malam hingga pagi hari. Air dengan cepat naik dan tidak kunjung surut karena sistem drainase tidak berfungsi secara optimal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Padahal sebagian padi sudah dipanen dan tinggal dirontokkan. Tapi karena gorong-gorong pembuangan air tersumbat, air menggenang di sawah. Padi yang sudah dipotong ikut terendam dan biasanya kalau sudah seperti ini akan membusuk,” kata Rian kepada Media Prioritastv.com, Sabtu (17/1/2026).
Ia menjelaskan, apabila saluran air berfungsi dengan baik, air hujan seharusnya bisa langsung dialirkan ke sungai tanpa merendam persawahan. Akibat kejadian ini, para petani diperkirakan mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah, mengingat biaya pupuk, perawatan tanaman dan pengolahan lahan yang cukup tinggi pada musim tanam kali ini.
“Kami berharap pemerintah daerah maupun dinas terkait segera turun tangan melakukan normalisasi gorong-gorong serta perbaikan sistem drainase,” ucapnya.
Rian khawatir jika kondisi tersebut dibiarkan, ancaman gagal panen akan terus berulang setiap musim hujan dan berdampak pada produktivitas pertanian di wilayah Air Naningan.
Meski terendam warga masih berupaya menyelamatkan sisa padi yang masih memungkinkan untuk diambil. Namun kualitas hasil panen dipastikan menurun drastis akibat terlalu lama terendam air, sehingga berdampak langsung pada pendapatan petani setempat. (Asrul Ariski)

Herdi Abas adalah Wartawan Muda yang tersertifikasi Dewan Pers Republik Indonesia. Aktif meliput peristiwa daerah, sosial, dan kriminal dengan pendekatan jurnalistik yang faktual, objektif, dan bertanggung jawab sesuai Kode Etik Jurnalistik. Nomor Sertifikasi Dewan Pers: 31002-LSPR/Wda/DP/XI/2025/12/11/68







