Prioritastv.com, Tanggamus, Lampung – Program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 di Kabupaten Tanggamus menitikberatkan pada pembangunan infrastruktur jalan, rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH), hingga penyediaan sumur bor yang tersebar di tiga pekon. Fokus ini diharapkan mampu membuka akses wilayah serta mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat desa.
Untuk sasaran fisik, TMMD ke-128 menyasar pembangunan di Pekon Kalimiring, Pekon Banjarmasin, dan Pekon Kandang Besi. Kegiatan meliputi normalisasi badan jalan sepanjang 2.570 meter dengan lebar 6 meter, perkerasan jalan subbase sepanjang 1.700 meter (lebar 3 meter, tebal 20 cm), serta rabat beton sepanjang 150 meter (lebar 3,5 meter, tebal 20 cm).
Selain itu, dilakukan pembangunan talud sepanjang 400 meter, pemasangan gorong-gorong buis beton diameter 50 cm sebanyak 5 unit, rehabilitasi 4 unit rumah tidak layak huni, pembuatan sumur bor di 5 titik, serta pembangunan MCK di Musholla Al-Barokah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pada sasaran non fisik, kegiatan dilaksanakan bersama lintas instansi dan OPD, meliputi penyuluhan wawasan kebangsaan, bela negara, pencegahan stunting, kesehatan, pertanian, hingga mitigasi bencana, serta berbagai pelayanan sosial kepada masyarakat.
Hal itu disampaikan Wakil Bupati Tanggamus Agus Suranto membacakan amanat Bupati H. Moh. Saleh Asnawi dalam upacara pembukaan TMMD ke-128 di Pekon Kalimiring, Kecamatan Kota Agung Barat, Rabu (22/4/2026).
Wabup Agus Suranto juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI atas pelaksanaan TMMD di wilayah tersebut.
“Atas nama masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Tanggamus, kami mengucapkan terima kasih kepada jajaran TNI yang telah melaksanakan kegiatan TMMD ke-128 di Pekon Kalimiring,” ujar Agus.
Ia menegaskan, program TMMD diharapkan mampu memberikan dampak nyata, terutama dalam membuka akses infrastruktur yang selama ini menjadi kebutuhan masyarakat.
“Dibukanya akses jalan ini akan menunjang mobilitas dan distribusi ekonomi warga menjadi lebih mudah dan lancar, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta mewujudkan pekon yang maju dan mandiri,” tegasnya.
Menutup sambutannya, Wakil Bupati Tanggamus Agus Suranto mengajak seluruh masyarakat untuk memanfaatkan momentum TMMD sebagai sarana memperkuat kebersamaan dan semangat gotong royong dalam pembangunan daerah.
“Kami berharap kegiatan TMMD ini dapat menggugah kesadaran masyarakat untuk bersatu, bergotong royong, dan berpartisipasi aktif dalam membangun daerahnya sendiri,” tutupnya.
Sementara itu, Danrem 043/Garuda Hitam Brigjen TNI Sumarlin Marzuki menegaskan bahwa TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga menghidupkan kembali semangat gotong royong.
“TMMD hadir untuk memperkuat ketahanan wilayah sekaligus mempercepat pembangunan di daerah terpencil. Kami berharap program ini mampu menyediakan sarana yang dibutuhkan masyarakat untuk menggerakkan roda perekonomian desa,” tegasnya.
Diketahui, pelaksanaan TMMD ke-128 Kodim 0424/Tanggamus berlangsung selama satu bulan, diawali Pra TMMD pada 2–21 April 2026 dan kegiatan utama pada 22 April hingga 21 Mei 2026.
Kegiatan itu dihadiri Dandim 0424 Tanggamus, Letkol Inf Dwi Djunaidi Mulyono, perwakilan Polres Tanggamus, pemerintah pekon dan para tokoh di Kota Agung Barat. (*)









