Prioritastv.com, Tanggamus, Lampung – Polisi mengungkap sejumlah fakta terkait meninggalnya M. Faiiz (66), warga Dusun 1B Blok 5, Pekon Gisting Bawah, Kecamatan Gisting, Kabupaten Tanggamus, yang ditemukan di bawah pohon alpukat, Rabu (2/9/2026) sore.
Kapolsek Talang Padang Polres Tanggamus Iptu Harunur Rasyid, S.H., M.H., mengatakan berdasarkan keterangan saksi Sugriwo (67) dan Sarji (53), sebelum kejadian korban sempat mengikuti kegiatan gotong royong bersama warga di Mushola Baitul Mukmin, sekitar 100 meter dari rumahnya.
Setelah kegiatan tersebut, korban diketahui pulang ke rumah sekitar pukul 16.30 WIB. Polisi kemudian menduga korban memanjat pohon alpukat miliknya yang berada di samping rumah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dugaan itu diperkuat dengan ditemukannya sebuah tas di atas pohon. Tas tersebut diduga digunakan korban untuk menampung buah alpukat yang dipetik.
Sekitar pukul 17.20 WIB, korban ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa di atas paving block tepat di bawah pohon alpukat. Dari pemeriksaan awal di lokasi, ditemukan darah pada bagian belakang kepala korban.
“Dugaan sementara, korban terpeleset saat berada di pohon alpukat kemudian jatuh dan kepala bagian belakang membentur paving block sehingga meninggal dunia di lokasi,” ungkap Iptu Harunur Rasyid mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko, S.I.K., M.H.
Polsek Talang Padang bersama Tim Inafis Polres Tanggamus kemudian melakukan identifikasi dan pemeriksaan awal di lokasi. Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan visum et repertum maupun autopsi terhadap jenazah.
Penolakan tersebut dituangkan dalam surat pernyataan yang ditandatangani oleh anak kandung korban. Setelah proses penanganan selesai, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
Korban kemudian dimakamkan di TPU Pekon Gisting Bawah pada Rabu (2/9/2026) sekitar pukul 19.00 WIB. Polisi mengimbau masyarakat, khususnya para lansia, agar menghindari aktivitas menaiki pohon atau berada di tempat yang memiliki risiko terjatuh guna mencegah kecelakaan yang dapat berakibat fatal.
Sebelumnya, suasana duka menyelimuti keluarga M. Faiiz (66), yang ditemukan meninggal dunia di bawah pohon alpukat di samping rumahnya di Dusun 1B Blok 5, Pekon Gisting Bawah, Rabu sore.
Korban ternyata pertama kali ditemukan oleh saudara kembarnya, Paijo (66), yang datang dari Pekon Banjar Manis. Paijo sempat memanggil korban dari dalam rumah, namun tidak mendapat jawaban sebelum kemudian melihat Faiiz sudah tergeletak di bawah pohon.
Awalnya Paijo mengira saudaranya sedang tidur. Setelah didekati, ia melihat darah pada bagian belakang kepala korban dan langsung meminta bantuan warga. Peristiwa tersebut kemudian ditangani polisi bersama Tim Inafis Polres Tanggamus. (*)

Herman adalah Wartawan yang aktif meliput berita peristiwa dengan pendekatan jurnalistik yang faktual, objektif, dan bertanggung jawab sesuai Kode Etik Jurnalistik di Kabupaten Tanggamus.







