Prioritastv.com, Gunung Mas, Kalteng – Seorang pria berinisial DB (34) ditemukan tewas setelah lehernya terjepit pintu di gedung bekas SMAN 1 Mihing Raya, Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah. Korban diduga berusaha mencuri di gedung tersebut, namun berakhir tragis.
Menurut keterangan Kapolsek Sepang, Iptu Debby Soesilo, korban diduga tewas karena lehernya terjepit pintu yang terkunci kuat saat mencoba masuk ke dalam gedung dengan cara merusak kunci dan mencongkel pintu.
“Korban diduga terjepit di bagian leher karena pintu bagian bawah masih terkunci kuat, sehingga menjepit leher korban,” kata Debby, Jumat 13 September 2024.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh warga yang menemukan korban dalam keadaan sudah meninggal dunia di gedung bekas SMAN 1 Mihing Raya pada Kamis (12/9/2024) pagi. Gedung tersebut kini telah dijadikan tempat tinggal oleh sejumlah warga.
Upaya Masuk Gedung yang Berakhir Tragis
Dari keterangan saksi, korban diduga mencoba masuk ke dalam gedung yang kini digunakan sebagai perumahan warga dengan cara merusak kunci dan mencongkel pintu. Namun, saat kepalanya berhasil masuk ke dalam gedung, lehernya terjepit oleh pintu yang masih terkunci dari bawah.
“Saat kepalanya masuk, tubuhnya terjepit di pintu yang masih terkunci, diduga korban tidak bisa menarik kembali kepalanya, sehingga terjebak dan meninggal dunia,” jelas Debby.
Proses Evakuasi dan Hasil Visum
Polisi yang tiba di lokasi kejadian menemukan barang bukti berupa cangkul yang diduga digunakan korban untuk mencongkel pintu. Jenazah korban kemudian dievakuasi ke Puskesmas Sepang untuk dilakukan visum.
Dari hasil visum, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Hanya terdapat luka akibat jepitan benda tumpul pada lehernya. Korban diduga meninggal dunia akibat tidak lancarnya aliran udara ke paru-paru dan otak, yang menyebabkan korban kehabisan oksigen.
“Korban diduga meninggal akibat sirkulasi udara ke paru-paru dan otak terhambat karena jepitan pada leher, sehingga korban kehabisan oksigen,” tutup Debby. (Red)







