Kawanan Gajah Liar di Talang Pulut BNS Tanggamus, Pengggiringan Libatkan 3 Mahout asal Pesisir Barat, Ini Imbauan Polhut TNBBS !

- Jurnalis

Jumat, 3 Januari 2025 - 12:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Mahot (Pawang Gajah) asal Pemerihan Yang Telah Tiba di Blok 4, Gunung Doh, BNS, Tanggamus, Kamis 2 Januari 2024 | Dok. Istimewa.

Tim Mahot (Pawang Gajah) asal Pemerihan Yang Telah Tiba di Blok 4, Gunung Doh, BNS, Tanggamus, Kamis 2 Januari 2024 | Dok. Istimewa.

Prioritastv.com,Tanggamus, Lampung – Joni Karya, Polhut TNBBS, kawanan gajah liar saat ini terdeteksi berada di bawah talang flawi arah Talang Pulut, mengikuti aliran air. Jumlah kawanan gajah yang terpantau mencapai 18 ekor, Jumat 3 Januari 2024.

Joni Karya menjelaskan, bahw hari ini tim fokus menggiring kawanan gajah dari sekitar belukar Talang Teluk. Proses penggiringan ini dilakukan berdasarkan arahan mahout.

“Kami meminta warga di sekitar talang yang diprediksi akan dilalui untuk tidak melintasi jalur tersebut,” kata Joni.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Beberapa imbauan yang disampaikan Joni kepada warga, di antaranya agar :
1. Hindari Kebun di Wilayah Talang – Warga diminta tidak memasuki kebun di daerah jalur yang diprediksi akan dilalui kawanan gajah.
2. Blokade Jalur Talang – Warga diminta untuk memblokade jalur talang saja tanpa menghalangi jalur gajah.
3. Tim Penggiring – Terdapat tiga mahout dan tiga warga yang berpartisipasi dalam proses penggiringan. Selain itu, tim penggiring dari Suoh dan Blok 8 turut membantu selama beberapa hari sebelumnya.
4. Koordinasi Konsumsi – Joni menginstruksikan agar konsumsi tim penggiring diantar di titik istirahat terakhir, mengingat tim tidak akan kembali ke Blok 3 atau Talang Semangka.

“Warga diharapkan mengantar makanan untuk pagi, siang, dan malam guna mendukung keberlangsungan penggiringan,” ujarnya.

Joni Karya menyampaikan bahwa sinyal komunikasi mungkin sulit didapatkan karena tim selalu mengikuti mahout dan penggiringan di lapangan.

“Oleh karena itu, koordinasi antar warga dan tim penggiring sangat penting untuk memastikan kelancaran proses,’ tandasnya. (Edi Hidayat)

Berita Terkait

DKPTPH Tanggamus Antisipasi Ancaman El Nino 2026, Perkuat Mitigasi Kekeringan Pertanian
Wisuda Kedua STIT Tanggamus, Almira Fauzi Dorong Lulusan Tingkatkan IPM Daerah
Bupati Pringsewu Dorong Kolaborasi PAUD Lewat Program Holistik Integratif
Kadis Perikanan Tanggamus Respons Keluhan Nelayan: BBM hingga Bantuan Alat Tangkap Segera Ditindaklanjuti
Ikan Sulit, BBM Susah Didapat, Nelayan Jaring Kota Agung Harap Perhatian Pemkab Tanggamus
Cek Isu Viral Bom Ikan, Polres Tanggamus Patroli Perairan Teluk Semaka
17 Pejabat Pemkab Pringsewu Dilantik, Ini Daftarnya
Disdukcapil Tanggamus Terus Tingkatkan Layanan, Urus Adminduk Kini Bisa via WhatsApp

Redaktur

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 19:08 WIB

DKPTPH Tanggamus Antisipasi Ancaman El Nino 2026, Perkuat Mitigasi Kekeringan Pertanian

Selasa, 28 April 2026 - 10:58 WIB

Wisuda Kedua STIT Tanggamus, Almira Fauzi Dorong Lulusan Tingkatkan IPM Daerah

Sabtu, 25 April 2026 - 17:48 WIB

Bupati Pringsewu Dorong Kolaborasi PAUD Lewat Program Holistik Integratif

Sabtu, 25 April 2026 - 17:00 WIB

Kadis Perikanan Tanggamus Respons Keluhan Nelayan: BBM hingga Bantuan Alat Tangkap Segera Ditindaklanjuti

Sabtu, 25 April 2026 - 16:38 WIB

Ikan Sulit, BBM Susah Didapat, Nelayan Jaring Kota Agung Harap Perhatian Pemkab Tanggamus

Berita Terbaru