Pantauan GPS Collar Malam Ini,  Kelompok Gajah Bunga Telah Memasuki Kawasan TNBBS Tanggamus

- Jurnalis

Selasa, 7 Januari 2025 - 23:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kolase foto pelepasan terakhir petasan mengiringi perjalanan gajah liar memasuki TNBBS dan pergerakan GPS Collar gajah kelompok bunga, Selasa 7 Januari 2025.

Kolase foto pelepasan terakhir petasan mengiringi perjalanan gajah liar memasuki TNBBS dan pergerakan GPS Collar gajah kelompok bunga, Selasa 7 Januari 2025.

Prioritastv.com, Tanggamus, Lampung – Tim Satgas Gabungan berhasil menggiring kelompok gajah liar bernama “Bunga” hingga memasuki kawasan hutan lindung Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS) pada Selasa 7 Januari 2025, malam.

Kapolsek Semaka Polres Tanggamus AKP Sutarto mengatakan, penggiringan hingga perbatasan TNBBS, pada pukul 17.00 WIB, oleh tim Satgas Gabungan (TNI, Polri, BKSDA, KPH, Polhut, BPBD) berhasil menggiring kelompok gajah “Bunga” hingga jarak 470,65 meter dari perbatasan TNBBS dengan koordinat -5.436403, 104.403662.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Untuk posisi terbaru kelompok gajah berdasarkan pemantauan GPS Collar, pada pukul 21.00 WIB, telah berada di dalam kawasan hutan TNBBS, tepatnya di koordinat -5.441177, 104.401933.,” kata AKP Sutarto mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Rivanda, Selasa 7 Januari 2025, malam.

Kapolsek menjelaskan, tim Satgas Gabungan yang terlibat penggiringan telah kembali ke Posko Penanggulangan Satwa di Pekon Tulung Asahan pada pukul 17.00 WIB dalam keadaan selamat meski mengalami kelelahan.

“Tim juga telah dilakukan pemeriksaan kesehatan oleh pihak medis dari Puskesmas Sudimoro, sebagian besar anggota tim mengalami tekanan darah rendah akibat kurang istirahat dan kelelahan,” jelasnya.

Hingga saat ini, tim terus memantau pergerakan kelompok gajah melalui GPS Collar. Hingga saat ini, pergerakan kelompok gajah “Bunga” tetap berada dalam kawasan hutan lindung TNBBS, yang merupakan habitat alami mereka.

“Berhasilnya penggiringan ini diharapkan dapat meminimalkan konflik antara satwa liar dan warga sekitar,” tandasnya. (Edi Hidayat)

Berita Terkait

DKPTPH Tanggamus Antisipasi Ancaman El Nino 2026, Perkuat Mitigasi Kekeringan Pertanian
Wisuda Kedua STIT Tanggamus, Almira Fauzi Dorong Lulusan Tingkatkan IPM Daerah
Bupati Pringsewu Dorong Kolaborasi PAUD Lewat Program Holistik Integratif
Kadis Perikanan Tanggamus Respons Keluhan Nelayan: BBM hingga Bantuan Alat Tangkap Segera Ditindaklanjuti
Ikan Sulit, BBM Susah Didapat, Nelayan Jaring Kota Agung Harap Perhatian Pemkab Tanggamus
Cek Isu Viral Bom Ikan, Polres Tanggamus Patroli Perairan Teluk Semaka
17 Pejabat Pemkab Pringsewu Dilantik, Ini Daftarnya
Disdukcapil Tanggamus Terus Tingkatkan Layanan, Urus Adminduk Kini Bisa via WhatsApp

Redaktur

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 19:08 WIB

DKPTPH Tanggamus Antisipasi Ancaman El Nino 2026, Perkuat Mitigasi Kekeringan Pertanian

Selasa, 28 April 2026 - 10:58 WIB

Wisuda Kedua STIT Tanggamus, Almira Fauzi Dorong Lulusan Tingkatkan IPM Daerah

Sabtu, 25 April 2026 - 17:48 WIB

Bupati Pringsewu Dorong Kolaborasi PAUD Lewat Program Holistik Integratif

Sabtu, 25 April 2026 - 17:00 WIB

Kadis Perikanan Tanggamus Respons Keluhan Nelayan: BBM hingga Bantuan Alat Tangkap Segera Ditindaklanjuti

Sabtu, 25 April 2026 - 16:38 WIB

Ikan Sulit, BBM Susah Didapat, Nelayan Jaring Kota Agung Harap Perhatian Pemkab Tanggamus

Berita Terbaru