Dijual 40 Ribu, Warga Kota Agung Timur Tanggamus Hadapi Krisis Gas Elpiji 3 Kg Jelang Idul Fitri 1446 H

- Jurnalis

Sabtu, 29 Maret 2025 - 21:06

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Gas LPG 3Kg. Ist

Foto Gas LPG 3Kg. Ist

Prioritastv.com, Tanggamus, Lampung – Menjelang Hari Raya Idulfitri, warga Kecamatan Kotaagung Timur, Kabupaten Tanggamus, Lampung, menghadapi krisis gas elpiji 3 kg yang semakin parah. Tabung gas bersubsidi ini langka di pasaran, memaksa warga membeli dengan harga yang jauh di atas ketentuan.

Kelangkaan ini diduga bukan hanya karena meningkatnya permintaan, tetapi juga adanya indikasi permainan distribusi oleh oknum tertentu demi meraup keuntungan pribadi. Harga eceran yang seharusnya Rp20 ribu kini melambung hingga Rp40 ribu per tabung.

MN (40), warga Pekon Menggala, mengungkapkan bahwa masalah ini bukan pertama kali terjadi. Menurutnya, setiap menjelang Idulfitri, gas elpiji 3 kg selalu mengalami kelangkaan, menyebabkan harga di warung-warung melonjak drastis.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sekarang di pasaran ada yang jual Rp27 ribu, Rp30 ribu, bahkan sampai Rp40 ribu. Kami tidak punya pilihan selain membeli,” katanya pada Sabtu, 29 Maret 2025.

Hal serupa disampaikan oleh SD (50), warga lainnya, yang bahkan mengaku sudah tiga hari mencari gas elpiji ke berbagai wilayah tanpa hasil.

“Saya sudah keliling ke luar pekon, tetap kosong. Akhirnya terpaksa beli di pengecer dengan harga Rp40 ribu per tabung. Ini sangat memberatkan kami yang ekonomi pas-pasan,” keluhnya.

Warga mempertanyakan penyebab kelangkaan ini. Mereka mencurigai ada pihak yang menahan pasokan demi keuntungan pribadi.

Jika pasokan dari pemerintah tetap berjalan normal, mengapa masyarakat tetap kesulitan mendapatkannya?

Masyarakat mendesak pemerintah daerah dan aparat terkait untuk segera turun tangan guna mengatasi masalah ini.

Mereka meminta adanya pengawasan ketat terhadap distribusi elpiji 3 kg serta tindakan tegas terhadap spekulan yang mempermainkan harga. Jika tidak segera ditangani, harga gas dapat semakin tidak terkendali, dan warga kecil akan terus menjadi korban. (Herdi)

Berita Terkait

Lahan 1,5 Hektar di Batu Tegi Tanggamus Terbakar, Kerugian 80 Juta
Bukan Laporan Pemerintah Maupun LSM, Polres Tanggamus Beberkan Perkara Konten Kreator Rohadi
Breakingnews: Rumah di Pekon Pagelaran Pringsewu Terbakar, Asap Hitam Membubung ke Udara
Meski Terima Opsen PKB 18 Miliar, 972 Kendaraan ‘Plat Merah’ Tunggak Pajak , 892 Unit Milik Pemkab Tanggamus
Pro Kontra Netizen atas Diamankannya Konten Kreator Rohadi Alcantara oleh Polres Tanggamus
Apresiasi Swadaya Bangun Jalan Pekon Sinar Jawa dan Datar Lebuay, Pemkab Tanggamus Beberkan Rencana Perbaikan 2027
Kapolres Tanggamus Jumat Keliling di Masjid Nurul Huda, Ajak Warga Jaga Kamtibmas dan Manfaatkan Layanan Polisi 110
Kota Metro Raih TPAKD Award 2026, Terbaik Tingkat Kota Wilayah Sumatera
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:30

Lahan 1,5 Hektar di Batu Tegi Tanggamus Terbakar, Kerugian 80 Juta

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:08

Bukan Laporan Pemerintah Maupun LSM, Polres Tanggamus Beberkan Perkara Konten Kreator Rohadi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:59

Breakingnews: Rumah di Pekon Pagelaran Pringsewu Terbakar, Asap Hitam Membubung ke Udara

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:22

Meski Terima Opsen PKB 18 Miliar, 972 Kendaraan ‘Plat Merah’ Tunggak Pajak , 892 Unit Milik Pemkab Tanggamus

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:07

Pro Kontra Netizen atas Diamankannya Konten Kreator Rohadi Alcantara oleh Polres Tanggamus

Berita Terbaru