Prioritastv.com, Tanggamus, Lampung – Polisi telah memberikan keterangan resmi insiden seorang warga Kecamatan Sumberejo, Kabupaten Tanggamus, Lampung, meninggal dunia setelah tersengat arus listrik saat memasang kabel jaringan internet (WiFi), Jumat (20/6/2025) pagi.
Kapolsek Sumberejo, Iptu Ridwansyah, mengatakan peristiwa tersebut terjadi di Jalan Raya Pekon Argopeni sekitar pukul 10.20 WIB.
“Korban diketahui bernama Habibi (38), seorang guru yang tinggal di Pekon Sumberejo,” kata Iptu Ridwansyah dalam keterangan tertulis Humas Polres Tanggamus yang diterima Media Prioritastv.com.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dijelaskan Kapolsek, insiden ini terjadi saat bahwa korban saat itu sedang membantu pemasangan kabel WiFi bersama tiga rekannya.
Mereka menggunakan stik teleskopik untuk menarik kabel jaringan internet.
Namun nahas, alat tersebut diduga menyentuh kabel listrik bertegangan menengah yang tidak berlapis pelindung. Korban pun langsung tersengat arus listrik di lokasi kejadian.
“Korban segera dibawa ke Rumah Sakit Secanti Gisting untuk mendapatkan pertolongan medis, namun dinyatakan telah meninggal dunia,” jelas Kapolsek.
Setelah dilakukan olah TKP oleh petugas Polsek Sumberejo, diketahui bahwa penyebab kejadian adalah adanya kabel listrik terbuka yang tersentuh alat kerja korban.
“Kami juga telah mengamankan barang bukti serta memeriksa sejumlah saksi di lokasi,” ujarnya.
Pihak keluarga menolak dilakukan autopsi dan menerima kejadian tersebut sebagai musibah.
Jenazah korban telah dipulangkan ke rumah duka di Dusun Sidomukti, Pekon Sumberejo, untuk segera dimakamkan.
Kapolsek mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat bekerja di sekitar jaringan listrik.
“Terutama ketika menggunakan alat berbahan logam yang berpotensi menghantarkan arus listrik,” tandasnya.
Sebelumnya diberitakan, seorang pria dilaporkan tersengat listrik saat sedang memasang jaringan WiFi di area kebun salak di Pekon Argopeni Kecamatan Sumberejo, Kabupaten Tanggamus, Jumat 20 Juni 2025.
Informasi awal mengenai kejadian ini tersebar cepat melalui media sosial dan juga video yang beredar di jejaring WhatsApp. (Herdi)







