Prioritastv.com, Tanggamus, Lampung – Pemda Tanggamus melalui Dinas Koperindag melaksanakan Inspeksi Mendadak (Sidak) di Pasar tradisional Kotaagung dan Wonosobo menjelang Hari Raya Idul Adha 10 Dzulhijah 1445 Hijriyah. Kamis (13/6/2024).
Kegiatan Sidak yang dilaksankan untuk memastikan ketersediaan stok dan stabilitas harga komoditas barang kebutuhan pokok.
Sidak yang di pimpin Kepala Dinas Koperindag Kabupaten Tanggamus, Retno Noviana Damayanti, ST, MT mewakili PJ Bupati Tanggamus, dengan diikuti jajaran forkopimda dan TPID Tanggamus.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut keterangan Kepala Dinas Koperindag Kabupaten Tanggamus, Retno Noviana Damayanti, hari ini kita mengecek ketersediaan dan harga barang pokok untuk mengantisipasi apakah ada kenaikan menjelang Idul Adha, dan biasanya menjelang hari raya ada barang mengalami kelangkaan di beberapa bahan pokok terutama pada bawang merah dan cabe merah.
“Dengan melalui Sidak ini bisa mengetahui langsung kondisi dan situasi pasar, sehingga Pemda bisa mengetahui dan menentukan langkah yang harus diambil jika terjadi kelangkaan atau melonjaknya harga kebutuhan pokok,” ujar Retno.
Berdasarkan hasil Sidak hari ini, sejauh ini aman tersedia tidak ada kelangkaan barang, dan untuk harga -harga bahan pokok masih bersifat wajar.
Untuk cabe merah rata-rata harga di angka Rp40 ribu sampai dengan Rp50 ribu per kilogram, Bawang Merah Rp37 ribu per kilogram, Beras medium Rp11 ribu per kilogram dan Beras Premium Rp13 ribu per kilogram, Minyak Goreng Rp16 ribu per kilogram, Daging Ayam Rp29 ribu per kilogram, Telur Rp28 ribu per kilogram.
“Meski ada beberapa harga bahan pokok menurut pedagang naik menjelang Idul Adha ini, namun setok masih aman sampai pelaksanaan Idul Adha nanti,” tuturnya Retno.
Retno juga menyampaikan, bahwa para petani Padi Kabupaten Tanggamus baru saja panen raya walaupun hasilnya kurang bagus seperti biasanya, namun ini sangat membantu sehingga beras harganya sangat terjangkau.
”Begitupun dengan harga bawang merah dan cabe berkat adanya gertak mata babe sehingga harga 2 komoditi tersebut walaupun ada kenaikan masih sangat wajar,” ucap Retno.
Siswanto







