Agus Ciek Yamin, Ketua Yayasan Al Qodir Sampaikan Bela Sungkawa Atas Wafatnya Istri Pengasuh Ponpes KH. Musyaffa

- Jurnalis

Jumat, 1 Agustus 2025 - 10:46

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kabar duka meninggalnya Istri Pengasuh Ponpes Al Qodir | Ist.

Kabar duka meninggalnya Istri Pengasuh Ponpes Al Qodir | Ist.

Prioritastv.com, Tanggamus, Lampung – Suasana haru menyelimuti Pondok Pesantren Al Qodir di Pekon Batu Tegi, Kecamatan Air Naningan, Kabupaten Tanggamus.

Keluarga besar pesantren kehilangan sosok yang selama ini menjadi figur keibuan dan cahaya keteduhan bagi para santri.

Nyai Dewi Hadiyatul Umroh binti Suhaimi, istri dari Almukarrom KH. Musyaffa’ Ahmad Al Hafidz, berpulang ke rahmatullah, Kamis malam (31/7/2025) pukul 19.12 WIB di RS Adi Sucipto, Yogyakarta.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kabar duka ini disampaikan langsung oleh Ketua Yayasan Pondok Pesantren Al Qodir, Agus Ciek Yamin, S.E., yang tak kuasa menyembunyikan rasa kehilangan.

“Assalaamu’alaikum. Inna lillahi wa inna ilaihi rooji’uun. Mohon doanya dan bacaan Al-Fatihah untuk almarhumah Nyai Dewi Hadiyatul Umroh. Beliau telah kembali ke pangkuan Allah SWT,” kata Agus dalam pesannya.

Bagi para santri, Nyai Dewi bukan hanya istri pendiri pondok. Ia adalah ibu, guru, dan teladan. Sosoknya yang lembut, sederhana, dan penuh kasih sayang, membuatnya dicintai lintas generasi santri.

Ia kerap terlihat duduk bersama santri putri, menasihati dengan suara pelan, atau mengajarkan makna kesabaran lewat tindakan nyata.

“Beliau tak pernah berkata kasar. Bahkan saat menegur pun, wajahnya tetap tersenyum,” kenangnya.

Kehidupannya yang bersahaja di sisi KH. Musyaffa’ Ahmad menjadi bagian penting dalam perjalanan panjang berdirinya Ma’had Al Qodir.

Sejak awal, Nyai Dewi mendampingi sang suami membangun pondok dari nol hingga menjadi pusat pendidikan Islam yang dikenal luas.

Kepergian Nyai Dewi meninggalkan duka mendalam. Tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi seluruh masyarakat yang pernah merasakan kehangatan dan kebijaksanaan beliau.

“Beliau adalah cahaya di pondok ini. Kini cahaya itu padam. Tapi insyaAllah, ilmunya akan terus hidup di hati kami semua,” tutupnya. (Asrul Ariski)

Berita Terkait

Kota Metro Raih TPAKD Award 2026, Terbaik Tingkat Kota Wilayah Sumatera
Terungkap, Pelaku Penimpaan QRIS Palsu di Angkringan Soka Maliosewu Pringsewu Ternyata Mantan Karyawan
Status Hukum Konten Kreator Rohadi Tanggamus Lampung Tunggu Hasil Gelar Perkara
TPAS Karangrejo Metro Terbakar, Cuaca Panas 36 Derajat Diduga Jadi Pemicu
Polres Lampung Barat Tangkap Pelaku Penyalahgunaan BBM Subsidi, 337 Liter Pertalite dan Solar Disita
Ini Dugaan Kasus yang Menjerat Konten Kreator Tanggamus Lampung Rohadi Alcantara
Polres Pringsewu Kerahkan 156 Personel Amankan Masa Kampanye Pilkakon Serentak
Sosok Rohadi Alcantara, Konten Kreator Asal Cukuh Balak Tanggamus yang Dikabarkan Diamankan Polisi
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:36

Kota Metro Raih TPAKD Award 2026, Terbaik Tingkat Kota Wilayah Sumatera

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:46

Terungkap, Pelaku Penimpaan QRIS Palsu di Angkringan Soka Maliosewu Pringsewu Ternyata Mantan Karyawan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:17

Status Hukum Konten Kreator Rohadi Tanggamus Lampung Tunggu Hasil Gelar Perkara

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:33

TPAS Karangrejo Metro Terbakar, Cuaca Panas 36 Derajat Diduga Jadi Pemicu

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:58

Polres Lampung Barat Tangkap Pelaku Penyalahgunaan BBM Subsidi, 337 Liter Pertalite dan Solar Disita

Berita Terbaru