Prioritastv.com, Tanggamus, Lampung – Sebuah unggahan di media sosial mengenai seorang gadis cantik tanpa identitas yang ditemukan tersesat di Pekon Banjar Agung Udik, Kecamatan Pugung, Kabupaten Tanggamus, viral pada Minggu malam, 3 Agustus 2025.
Informasi tersebut pertama kali dibagikan oleh akun bernama Yono Yono yang mengunggah foto gadis tersebut dengan keterangan bahwa ia ditemukan di balai pekon setempat.
“Kalau ada yang kenal atau paham. Posisi ada di balai Pekon Banjar Agung Udik. Namanya Heni. Alamat katanya jalan Kejaksaan Kuncup Pringsewu. Gak ada identitas,” tulis akun tersebut dalam unggahannya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menanggapi laporan itu, pihak Polres Tanggamus langsung mengambil langkah cepat. Melalui personel Bhabinkamtibmas Polsek Pugung Polres Tanggamus, Aipda Arwanto dan Bripka Mukri Widodo, gadis tersebut segera ditangani.
Kasi Humas Polres Tanggamus AKP M. Yusuf dalam keterangannya, Senin (4/8/2025), menjelaskan bahwa kejadian berawal sekitar pukul 21.30 WIB ketika Kepala Pekon Banjar Agung Udik menginformasikan adanya seorang perempuan muda yang duduk seorang diri di depan sebuah warung kosong di area balai pekon.
“Setelah ditelusuri dan dimintai keterangan, gadis itu mengaku bernama Heni Arifah Nurafiha (26), asal Malang, yang saat ini tinggal bersama pamannya, Hi. Subardono, di RT 02 RW 01 Kuncup, Kelurahan Pringsewu Barat, Kecamatan Pringsewu,” ungkap AKP Yusuf.
Menindaklanjuti informasi tersebut, kedua Bhabinkamtibmas langsung mengantarkan Heni ke alamat yang dimaksud. Sesampainya di lokasi, mereka disambut oleh Ketua RT setempat yang membenarkan bahwa Heni adalah keponakan dari Hi. Subardono.
“Heni kemudian diserahkan kepada keluarganya dalam kondisi sehat walafiat,” lanjut AKP Yusuf.
Dari keterangan keluarga, diketahui bahwa Heni tengah menjalani pengobatan alternatif karena mengalami gangguan psikis. Ia disebut sering meninggalkan rumah tanpa pamit dan sudah beberapa kali menghilang dari rumah, termasuk ke daerah Natar, Pagelaran, dan terakhir ke Pugung.
“Menurut pamannya, setiap kali adzan Ashar berkumandang, Heni cenderung keluar rumah tanpa tujuan jelas. Katanya seperti ada yang mendampingi,” tambahnya.
AKP Yusuf menyampaikan apresiasi kepada personel yang tanggap dalam menangani situasi ini dan mengimbau masyarakat untuk segera melapor jika menemukan warga dalam kondisi mencurigakan atau membutuhkan bantuan.
“Partisipasi masyarakat sangat penting untuk menjaga keamanan dan ketertiban bersama,” pungkasnya. (Herdi)







