Prioritastv.com, Tanggamus, Lampung – Suasana sunyi kawasan hutan Register 28, Pekon Gisting Permai, Kecamatan Gisting, Kabupaten Tanggamus, mendadak gempar usai ditemukannya seorang pria paruh baya dalam kondisi tak bernyawa, Selasa siang, 5 Agustus 2025.
Korban diketahui bernama Sapruddin (45), warga Pekon Sukaagung, Kecamatan Bulok. Sehari-hari ia dikenal sebagai petani yang biasa beraktivitas di kebun miliknya di kawasan tersebut.
Kapolsek Talang Padang Iptu Agus Heriyanto mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko, menjelaskan bahwa jenazah korban pertama kali ditemukan oleh seorang rekan sesama petani, Rufi’ah (40), yang saat itu sedang berada di kebun sekitar lokasi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Sekitar pukul 12.30 WIB, saksi sempat bertemu dan makan bersama korban di sebuah gubuk. Saat itu korban mengeluhkan sakit perut dan sempat minta dikeroki. Setelahnya saksi kembali ke kebunnya,” kata Iptu Agus, Rabu 6 Agustus 2025.
Namun satu jam berselang, Rufi’ah kembali ke gubuk dan mendapati Sapruddin sudah dalam kondisi telentang dan tidak bernyawa, masih mengenakan baju lengan panjang abu-abu dan celana training hitam.
“Melihat kondisi itu, saksi langsung meminta bantuan kepada tetangga kebun bernama Nurul Mardiyanto (27) dan bersama-sama melapor ke aparat pekon serta Polsek Talang Padang,” sambungnya.
Tim Unit Reskrim Polsek Talang Padang bersama tenaga medis dari Puskesmas Gisting segera turun ke lokasi untuk melakukan olah TKP dan pemeriksaan medis. Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh Rika Indriyani, S.Kep., dan keterangan dokter jaga, dipastikan tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
“Diduga kuat korban meninggal dunia akibat serangan jantung, dan diperkirakan telah meninggal sekitar satu jam sebelum ditemukan,” imbuh Kapolsek.
Barang-barang milik korban yang ditemukan di lokasi turut diamankan, antara lain satu unit handphone Samsung warna hitam, satu dompet coklat, satu sepeda motor Supra X 125 warna hitam-merah, serta pakaian yang dikenakan korban saat ditemukan.
“Jenazah telah diserahkan kepada pihak keluarga dan telah dimakamkan pada hari yang sama,” pungkasnya.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa kondisi kesehatan, terutama bagi mereka yang beraktivitas di area terpencil seperti kebun atau hutan, perlu mendapatkan perhatian khusus demi menghindari insiden serupa. (Herdi)







