Prioritastv.com, Tanggamus, Lampung – Kabar duka menyelimuti lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanggamus. Sekretaris Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), Usman S.P. bin Mappa, meninggal dunia pada Jumat (8/8/2025) pukul 11.00 WIB di Rumah Sakit Abdul Moeloek, Bandar Lampung.
“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Pemkab Tanggamus berduka,” demikian isi flyer duka yang diterima Media Prioritastv.com.
Menurut informasi dari Kepala Disdukcapil Tanggamus, Maradona, almarhum sebelumnya mengalami insiden terjatuh dari tangga di kantor. Saat itu juga, Usman langsung dilarikan ke RSUD Batin Mangunang, Kota Agung, untuk penanganan awal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Setelah jatuh dari tangga di kantor, beliau langsung saya bawa ke RSU Batin Mangunang. Dari sana dirujuk ke RS Mitra Husada Pringsewu, kemudian dirujuk kembali ke RS Abdul Moeloek di Bandar Lampung,” kata Maradona saat dikonfirmasi.
Sayangnya, meski telah mendapat perawatan intensif, nyawa almarhum tak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia pada Jumat pukul 11.00 WIB.
Jenazah almarhum kemudian dimakamkan di pemakaman umum Teluk Bone, Teluk Betung, Bandar Lampung.
“Saya baru saja selesai mengantar almarhum ke tempat peristirahatan terakhir di Teluk Bone,” imbuhnya.
Masih dalam suasana duka, Maradona menyampaikan belasungkawa mendalam mewakili seluruh jajaran Dinas Dukcapil Tanggamus.
“Saya mewakili keluarga besar dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Tanggamus mengucapkan turut berduka cita sebesar-besarnya. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kesabaran. Semoga amal ibadah almarhum diterima Allah SWT dan mendapat tempat terbaik di sisi-Nya,” tutupnya.
Terpisah, Kepala Dinas Sosial Tanggamus, Hardarsyah, turut menyampaikan kesan mendalam terhadap sosok almarhum.
“Almarhum dikenal bersahaja, berdedikasi tinggi, dan penuh tanggung jawab. Selama menjabat, beliau sangat mendukung kelancaran pelayanan administrasi kependudukan di Tanggamus. Semoga Allah menerima amal ibadah beliau dan memberikan tempat terbaik di sisi-Nya. Aamiin Ya Rabbal ‘Alamin,” tutur Hardarsyah.
Kepergian almarhum menjadi kehilangan besar, tak hanya bagi keluarga dan rekan sejawat, tetapi juga bagi masyarakat Tanggamus yang selama ini merasakan langsung dampak dari pengabdian dan kinerjanya. (Herdi)







