Batching Plant Bermasalah, Warga Nilai Kepala Dinas BMBK Abai Tanggung Jawab

- Jurnalis

Sabtu, 23 Agustus 2025 - 20:08

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Batching plant proyek rigid beton di Margomulyo berdiri persis di tepi sungai dan berdekatan langsung dengan rumah warga. Kondisi ini menimbulkan keluhan masyarakat karena debu dan limbah dikhawatirkan mencemari lingkungan. (Davit/Prioritastv.com)

Batching plant proyek rigid beton di Margomulyo berdiri persis di tepi sungai dan berdekatan langsung dengan rumah warga. Kondisi ini menimbulkan keluhan masyarakat karena debu dan limbah dikhawatirkan mencemari lingkungan. (Davit/Prioritastv.com)

Prioritastv.com, Pringsewu Lampung – Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Lampung, M. Taufiqullah, hingga kini belum memberikan jawaban terkait dugaan pelanggaran lingkungan dalam proyek rigid beton di Jalan Raya Margomulyo, Kecamatan Pardasuka, Kabupaten Pringsewu.

Media ini telah berulang kali mengirimkan permintaan konfirmasi melalui pesan WhatsApp. Status pesan terbaca, namun tidak ada balasan dari Taufiqullah. Diamnya Kepala Dinas justru memicu keresahan warga, yang menilai pejabat publik tersebut seolah menutup mata terhadap persoalan di lapangan.

Warga sekitar lokasi proyek secara tegas meminta agar Kepala Dinas PUPR bertanggung jawab atas dampak yang mereka rasakan. Menurut mereka, tanggung jawab yang dimaksud mencakup tiga aspek penting: lingkungan, kesehatan, dan kualitas pekerjaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari sisi lingkungan, batching plant yang berdiri hanya beberapa meter dari sungai dan rumah warga telah menimbulkan kekhawatiran pencemaran. Debu semen terbawa angin hingga masuk ke rumah, sementara limbah pencucian alat berat dikhawatirkan merembes ke aliran sungai. Kondisi ini dianggap jelas melanggar aturan jarak aman sebagaimana diatur dalam regulasi lingkungan.

Dampak kesehatan dan sosial juga tak kalah serius. Anak-anak mulai mengalami batuk akibat debu yang beterbangan, sementara aktivitas truk pengangkut material yang lalu-lalang hingga malam hari mengganggu waktu istirahat warga. Selain itu, mutu beton yang diduga tidak sesuai standar serta pemasangan besi dowel yang tidak lengkap menimbulkan kekhawatiran jalan yang baru dibangun akan cepat rusak. Warga menuntut Dinas PUPR hadir dengan solusi nyata, bukan sekadar diam.

Kontraktor CV Nacita Karya hingga kini juga belum memberikan klarifikasi. Begitu pula Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek. Hingga berita ini diturunkan, Pemerintah Provinsi Lampung, melalui Kepala Dinas PUPR, tetap memilih bungkam meski pesan konfirmasi sudah terbaca. ( Davit )

Berita Terkait

Polres Pesisir Barat Gerebek Dua Kampung Narkoba, Dua Terduga Pengedar Diamankan Bersama 67,64 Gram Ganja dan Alat Hisap Sabu
Pemancing Ditemukan Meninggal Mengambang di Perairan Pantai Way Redak Pesisir Barat
Polisi Ungkap Dugaan Penyebab Pedagang Perempuan Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Mandi di Tanggamus
Kabar Baik! Warga Lampung Kini Bisa Sampaikan Aduan Langsung ke Kapolda, Catat Nomor Hotlinenya
Kapolres Tanggamus Sambut Audit Itwasda Polda Lampung, Quality Assurance Sasar Empat Bidang Utama
Rentetan Gempa Guncang Tanggamus Lampung Sore Ini, BMKG Catat Magnitudo hingga 3,9
Curi Dua Motor dalam Semalam di Pringsewu, Pria Lampung Tengah Ditembak Kedua Kakinya
BreakingNews: Dua Hari Tak Terlihat, Pedagang Kota Agung Tanggamus Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Mandi
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:25

Polres Pesisir Barat Gerebek Dua Kampung Narkoba, Dua Terduga Pengedar Diamankan Bersama 67,64 Gram Ganja dan Alat Hisap Sabu

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:12

Pemancing Ditemukan Meninggal Mengambang di Perairan Pantai Way Redak Pesisir Barat

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:00

Polisi Ungkap Dugaan Penyebab Pedagang Perempuan Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Mandi di Tanggamus

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:54

Kabar Baik! Warga Lampung Kini Bisa Sampaikan Aduan Langsung ke Kapolda, Catat Nomor Hotlinenya

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:46

Kapolres Tanggamus Sambut Audit Itwasda Polda Lampung, Quality Assurance Sasar Empat Bidang Utama

Berita Terbaru