Viral, Warga di Tanggamus Tandu Pasien Susuri Jalan Becek dan Terjal, Namun Nyawanya Tak Tertolong

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 12 September 2025 - 16:35

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kolase foto saat warga menandu Aisyah menuju jalan besar untuk perawatan ke RSUD Batin Mangunang, Kota Agung, Kamis 11 September 2025 | Dok. Tangkapan Layar Video.

Kolase foto saat warga menandu Aisyah menuju jalan besar untuk perawatan ke RSUD Batin Mangunang, Kota Agung, Kamis 11 September 2025 | Dok. Tangkapan Layar Video.

Prioritastv.com, Tanggamus, Lampung – Aisah (55), warga Pedukuhan Waytuba, Pekon Sanggi Unggak, Kecamatan Bandar Negeri Semuong, Kabupaten Tanggamus, meninggal dunia dalam perjalanan menuju RSUD Batin Mangunang, kemarin Kamis 11 September 2025, pagi.

Aisah yang memiliki riwayat penyakit asma dan darah tinggi ditandu warga sejauh tiga kilometer menggunakan sarung dan bambu karena akses jalan tidak bisa dilalui kendaraan.

Warga bergotong royong sejak pagi buta menuruni tanjakan dan turunan dengan jalan berlumpur menuju jalan besar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pasalnya, mobil tidak dapat memasuki wilayah tersebut mengingat jalan tanah berlumpur bahkan sepeda motor juga tidak dapat melintas.

“Jangankan mobil, motor saja tidak bisa lewat. Kami hanya bisa menandu, berharap bisa cepat sampai ke puskesmas,” kata Marjan, kerabat korban saat dikonfirmasi video warga menandu mayat, Jumat 12 September 2025.

Ia menjelaskan, setelah tiba di SDN 1 Sanggi di Pedukuhan Bambu Kuning, Aisyah akhirnya bisa dinaikkan ke ambulans puskesmas untuk dirujuk ke RSUD Batin Mangunang.

Namun, di perjalanan tepatnya di Kecamatan Wonosobo, korban mengembuskan napas terakhir sekitar pukul 08.00 WIB.

Peristiwa ini memicu duka dan kekecewaan warga. Mereka menilai akses jalan menuju permukiman selama puluhan tahun tidak pernah diaspal dan hanya diperbaiki secara swadaya.

“Kami mohon kepada Bupati Tanggamus, Mohammad Saleh Asnawi, bangunlah jalan ini minimal beton. Jangan sampai ada lagi korban meninggal hanya karena akses menuju rumah sakit sulit dilalui,” kata Pulung, kerabat korban.

Siang harinya, jenazah Aisah dimakamkan di pemakaman setempat. Hujan rintik mengiringi prosesi pemakaman yang dipenuhi tangis keluarga dan warga. (Herdi)

Berita Terkait

Kota Metro Raih TPAKD Award 2026, Terbaik Tingkat Kota Wilayah Sumatera
Terungkap, Pelaku Penimpaan QRIS Palsu di Angkringan Soka Maliosewu Pringsewu Ternyata Mantan Karyawan
Status Hukum Konten Kreator Rohadi Tanggamus Lampung Tunggu Hasil Gelar Perkara
TPAS Karangrejo Metro Terbakar, Cuaca Panas 36 Derajat Diduga Jadi Pemicu
Polres Lampung Barat Tangkap Pelaku Penyalahgunaan BBM Subsidi, 337 Liter Pertalite dan Solar Disita
Ini Dugaan Kasus yang Menjerat Konten Kreator Tanggamus Lampung Rohadi Alcantara
Polres Pringsewu Kerahkan 156 Personel Amankan Masa Kampanye Pilkakon Serentak
Sosok Rohadi Alcantara, Konten Kreator Asal Cukuh Balak Tanggamus yang Dikabarkan Diamankan Polisi
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:36

Kota Metro Raih TPAKD Award 2026, Terbaik Tingkat Kota Wilayah Sumatera

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:46

Terungkap, Pelaku Penimpaan QRIS Palsu di Angkringan Soka Maliosewu Pringsewu Ternyata Mantan Karyawan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:17

Status Hukum Konten Kreator Rohadi Tanggamus Lampung Tunggu Hasil Gelar Perkara

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:33

TPAS Karangrejo Metro Terbakar, Cuaca Panas 36 Derajat Diduga Jadi Pemicu

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:58

Polres Lampung Barat Tangkap Pelaku Penyalahgunaan BBM Subsidi, 337 Liter Pertalite dan Solar Disita

Berita Terbaru