Prioritastv.com, Tanggamus, Lampung – Warga Pekon Karang Brak, Kecamatan Pematang Sawa, Kabupaten Tanggamus, digegerkan dengan hilangnya mesin kapal ambulans laut milik pekon setempat. Peristiwa itu diketahui pada Sabtu (13/9/2025) sekitar pukul 01.00 WIB.
Kabar kehilangan tersebut beredar luas di media sosial. Dalam unggahan warga, pihak pekon bahkan mengimbau agar pelaku menunjukkan itikad baik untuk mengembalikan mesin.
Pasalnya, kapal ambulans laut sangat dibutuhkan masyarakat, terutama dalam keadaan darurat medis.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Bagi siapa saja yang bisa memberikan informasi keberadaan mesin tersebut akan diberikan imbalan Rp5 juta,” demikian bunyi pesan yang beredar.
Setelah kapal ambulance tak memiliki mesin, akhirnya penanggungjawab bersama warga mengevakuasinya ke daratan.
Sopyan Ependi, nakhoda ambulans laut Pekon Karang Brak, menjelaskan kronologi penemuan hilangnya mesin tersebut.
“Saya tidak tahu jam berapa hilangnya. Pagi hari ada nelayan yang melapor ke kita, mereka bilang mesin ambulans hilang. Kami langsung cek ke lokasi, ternyata memang sudah tidak ada,” ungkapnya, Selasa 16 September 2025.
Menurutnya, untuk sementara pelayanan kesehatan masyarakat yang membutuhkan transportasi laut akan menggunakan ketek kecil hingga mesin ambulans kembali ditemukan.
“Kami sudah lapor ke kepala pekon, dan kepala pekon juga sudah meneruskan laporan ke pihak kepolisian,” tambahnya.
Kapal ambulans laut Pekon Karang Brak selama ini menjadi andalan masyarakat pesisir Pematang Sawa dalam menangani pasien yang membutuhkan rujukan cepat ke fasilitas kesehatan.
Hilangnya mesin kapal tersebut membuat warga sangat berharap kasus ini segera terungkap agar layanan darurat tidak terganggu. (Sungatno)








