Usus Terburai, Kambing Mati Diduga Diserang Hewan Buas di Ngarip Ulu Belu Tanggamus, Kakon : Sudah 5 Kali Kejadian

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 18 September 2025 - 10:22

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kolase foto kondisi kambing dengan usus terburai diduga akibat serangan hewan buas di Dusun Induk, Pekon Ngarip, Ulu Belu, Tanggamus, Kamis 18 September 2025 | Dok. Tangkapan Layar Video.

Kolase foto kondisi kambing dengan usus terburai diduga akibat serangan hewan buas di Dusun Induk, Pekon Ngarip, Ulu Belu, Tanggamus, Kamis 18 September 2025 | Dok. Tangkapan Layar Video.

Prioritastv.com, Tanggamus, Lampung – Warga Pekon Ngarip, Kecamatan Ulu Belu, Kabupaten Tanggamus, dibuat resah dengan peristiwa matinya sejumlah kambing secara misterius.

Seekor kambing kembali ditemukan mati dengan kondisi mengenaskan, bagian perut terkoyak dan usus terburai keluar, Kamis 18 September 2025.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan video yang diterima, tampak tubuh kambing penuh luka besar pada bagian perut hingga isi perutnya keluar. Kulit kambing juga terlihat terkoyak.

Luka semacam ini diduga akibat serangan hewan buas atau predator lain yang biasa menyerang bagian perut atau leher mangsanya.

Kepala Pekon Ngarip, Ulu Belu, Siswanto, membenarkan peristiwa tersebut dan sebelum ditemukan mati, kambing berada di dalam kandang.

“Yang terakhir ini punya pak Sugeng, kejadiannya di Dusun Induk,” ungkapnya saat dikonfirmasi.

Siswanto menyebut, kasus serupa sudah beberapa kali terjadi dalam sebulan terakhir.

“Di Ngarip, sebulan ini sudah lima ekor kambing dengan kasus serupa,” ujarnya.

Ia pun mengingatkan warga yang memiliki kandang atau kebun, terutama di arah Rendingan, agar lebih waspada.

Hingga kini belum diketahui jenis hewan yang menyerang kambing warga tersebut.

“Belum diketahui binatang apa yang memakan bagian kambing tersebut,” tandas Siswanto.

Kasus ini menjadi perhatian warga setempat karena menyebabkan kerugian ekonomi sekaligus menimbulkan kekhawatiran saat menggembala hewan ternak. (Asrul Ariski)

Berita Terkait

Kota Metro Raih TPAKD Award 2026, Terbaik Tingkat Kota Wilayah Sumatera
Terungkap, Pelaku Penimpaan QRIS Palsu di Angkringan Soka Maliosewu Pringsewu Ternyata Mantan Karyawan
Status Hukum Konten Kreator Rohadi Tanggamus Lampung Tunggu Hasil Gelar Perkara
TPAS Karangrejo Metro Terbakar, Cuaca Panas 36 Derajat Diduga Jadi Pemicu
Polres Lampung Barat Tangkap Pelaku Penyalahgunaan BBM Subsidi, 337 Liter Pertalite dan Solar Disita
Ini Dugaan Kasus yang Menjerat Konten Kreator Tanggamus Lampung Rohadi Alcantara
Polres Pringsewu Kerahkan 156 Personel Amankan Masa Kampanye Pilkakon Serentak
Sosok Rohadi Alcantara, Konten Kreator Asal Cukuh Balak Tanggamus yang Dikabarkan Diamankan Polisi
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:36

Kota Metro Raih TPAKD Award 2026, Terbaik Tingkat Kota Wilayah Sumatera

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:46

Terungkap, Pelaku Penimpaan QRIS Palsu di Angkringan Soka Maliosewu Pringsewu Ternyata Mantan Karyawan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:17

Status Hukum Konten Kreator Rohadi Tanggamus Lampung Tunggu Hasil Gelar Perkara

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:33

TPAS Karangrejo Metro Terbakar, Cuaca Panas 36 Derajat Diduga Jadi Pemicu

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:58

Polres Lampung Barat Tangkap Pelaku Penyalahgunaan BBM Subsidi, 337 Liter Pertalite dan Solar Disita

Berita Terbaru