Warganet Desak Bupati Aceh Singkil Pecat Suami yang Ceraikan Istri Jelang Pelantikan PPPK

- Jurnalis

Rabu, 22 Oktober 2025 - 18:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sosok suami yang ceraikan istrinya tiga hari sebelum pelantikan dan penerimaan SK PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja) saat bersama istrinya Melda Safitri | Tangkapan layar Facebook @Safitri Alshop Aceh.

Sosok suami yang ceraikan istrinya tiga hari sebelum pelantikan dan penerimaan SK PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja) saat bersama istrinya Melda Safitri | Tangkapan layar Facebook @Safitri Alshop Aceh.

Prioritastv.com, Aceh – Akun Instagram Bupati Aceh Singkil, Safriadi Oyon, mendadak ramai diserbu warganet. Ratusan komentar memenuhi kolom unggahan terbarunya, setelah mencuat kisah seorang istri yang diceraikan suaminya hanya beberapa hari sebelum sang suami dilantik sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Kisah ini bermula dari curahan hati Melda Safitri (33), pemilik akun Facebook
Safitri Alshop Aceh warga Kabupaten Aceh Singkil, yang viral di media sosial. Ia mengaku diceraikan suaminya pada 15 Agustus 2025, hanya tiga hari sebelum pelantikan PPPK.

Kejadian ini sontak mengundang simpati publik, terutama setelah Melda menceritakan bahwa selama bertahun-tahun ia mendukung perjuangan suaminya hingga akhirnya lulus seleksi PPPK.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam unggahan terakhir Bupati Safriadi di akun Instagram pribadinya, kolom komentar langsung dibanjiri berbagai seruan warganet. Banyak di antaranya meminta pemerintah daerah untuk menindak tegas sang suami, karena dinilai tidak memiliki etika dan moral sebagai calon aparatur negara.

“Pecat suami P3K yang tega ceraikan istri sebelum dilantik,” tulis seorang warganet.

“Orang seperti itu tidak pantas jadi abdi negara,” komentar akun lainnya.

Tak sedikit pula yang menandai akun resmi Pemkab Aceh Singkil agar segera menindaklanjuti persoalan ini. Warganet menilai tindakan sang suami mencoreng martabat aparatur sipil dan menunjukkan kurangnya tanggung jawab terhadap keluarga.

Melda Safitri dalam keterangannya mengaku perpisahan itu terjadi tiba-tiba. Ia mengatakan, selama ini dirinya ikut berjuang membantu ekonomi rumah tangga, bahkan menjual sayur ke pasar untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan mendukung biaya kelengkapan suaminya menjelang pelantikan.

BACA JUGA :

Istri Viral Diceraikan Jelang Pelantikan PPPK Aceh Singkil, Melda Safitri Mohon Doa Anak Sakit dan Siap Hadiri Mediasi.

“Saya ikut bantu dari nol, sampai dia dapat SK PPPK. Saya yang belikan atribut Korpri pakai uang hasil jualan sayur,” ujar Melda dengan nada sedih.

Namun, hanya beberapa hari sebelum pelantikan, suaminya justru menceraikan dirinya.

“Dia marah cuma karena tidak ada lauk di rumah. Saya bilang tidak punya uang. Malamnya pergi, besoknya bilang sudah cerai,” kata Melda.

Melda mengaku masih belum bisa menerima kenyataan pahit tersebut. Ia menilai sang suami mulai berubah setelah mengetahui dirinya lolos PPPK.

“Sejak tahu lulus, dia jadi jarang pulang, dan alasan cerai juga tidak masuk akal,” ungkapnya.

Kisah pilu ini kemudian viral di media sosial dan menarik perhatian publik Aceh, bahkan warganet dari luar daerah. Mereka ramai-ramai menuliskan dukungan moral kepada Melda dan meminta Pemkab Aceh Singkil memberikan perhatian serta meninjau kembali status kepegawaian suaminya.

Sampai berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil terkait viralnya kasus tersebut. Namun, desakan masyarakat agar ada langkah tegas terhadap sang suami terus mengalir di berbagai platform media sosial.

Kasus ini menjadi refleksi penting tentang moralitas aparatur sipil negara dan bagaimana tanggung jawab pribadi bisa mencerminkan integritas sebagai abdi masyarakat. (Burhan Alpin)

Berita Terkait

Bupati Pringsewu Dorong Kolaborasi PAUD Lewat Program Holistik Integratif
Kadis Perikanan Tanggamus Respons Keluhan Nelayan: BBM hingga Bantuan Alat Tangkap Segera Ditindaklanjuti
Ikan Sulit, BBM Susah Didapat, Nelayan Jaring Kota Agung Harap Perhatian Pemkab Tanggamus
Cek Isu Viral Bom Ikan, Polres Tanggamus Patroli Perairan Teluk Semaka
17 Pejabat Pemkab Pringsewu Dilantik, Ini Daftarnya
Disdukcapil Tanggamus Terus Tingkatkan Layanan, Urus Adminduk Kini Bisa via WhatsApp
Modus Izin ke Toilet Namun Curi Obat Nyamuk dan Susu di Alfamart Pringsewu, Pemuda Asal Tanggamus Diamuk Massa
Tanggamus Disiapkan Jadi Lokasi UPT BPOM Layani 3 Kabupaten, Pemkab Tawarkan Lahan Lebih Luas

Redaktur

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 17:48 WIB

Bupati Pringsewu Dorong Kolaborasi PAUD Lewat Program Holistik Integratif

Sabtu, 25 April 2026 - 17:00 WIB

Kadis Perikanan Tanggamus Respons Keluhan Nelayan: BBM hingga Bantuan Alat Tangkap Segera Ditindaklanjuti

Sabtu, 25 April 2026 - 16:38 WIB

Ikan Sulit, BBM Susah Didapat, Nelayan Jaring Kota Agung Harap Perhatian Pemkab Tanggamus

Sabtu, 25 April 2026 - 16:06 WIB

Cek Isu Viral Bom Ikan, Polres Tanggamus Patroli Perairan Teluk Semaka

Sabtu, 25 April 2026 - 15:51 WIB

17 Pejabat Pemkab Pringsewu Dilantik, Ini Daftarnya

Berita Terbaru

Sekda Pringsewu, Andi Darmawan saat menandatangani berita acara Sertijab 17 pejabat setempat, Jumat 24 April 2026 | Samuel/Media Prioritastv.com.

News

17 Pejabat Pemkab Pringsewu Dilantik, Ini Daftarnya

Sabtu, 25 Apr 2026 - 15:51 WIB