Jasad Petani Lansia di Gubuk Wonosobo Tanggamus Diduga Sudah 3 Hari Meninggal Sebelum Ditemukan

- Jurnalis

Rabu, 12 November 2025 - 09:03

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi jenazah Lansia yang ditemukan di gubuk wilayah Dusun 6 Hampatoh, Pekon Pekonbalak, Wonosobo, Tanggamus, Selasa 11 November | Foto : Ilustrasi.

Ilustrasi jenazah Lansia yang ditemukan di gubuk wilayah Dusun 6 Hampatoh, Pekon Pekonbalak, Wonosobo, Tanggamus, Selasa 11 November | Foto : Ilustrasi.

Prioritastv.com, Tanggamus, Lampung – Polisi memastikan tidak ada unsur kekerasan dalam kasus penemuan mayat di gubuk kebun warga di Dusun 6 Hampatoh, Pekon Pekonbalak Kecamatan Wonosobo, Kabupaten Tanggamus, Selasa 11 November 2025.

Hasil pemeriksaan jasad menunjukkan korban Bastami (70), petani warga Pekon Tanjung Kurung diperkirakan sudah meninggal selama tiga hari sebelum ditemukan.

Hal ini disampaikan oleh Kasi Humas Polres Tanggamus Iptu Primadona Laila, S.H., berdasarkan hasil pemeriksaan Tim Inafis Polres Tanggamus di lokasi kejadian.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dari kondisi jasad yang sudah membengkak dan menimbulkan bau tidak sedap, diperkirakan korban telah meninggal dunia sekitar tiga hari sebelum ditemukan,” kata Iptu Primadona Laila mewakili Kapolres Tanggamus, Rabu 12 November 2025.

Kronologi kejadian diungkap polisi setelah melakukan pemeriksaan di lokasi tempat petani lansia ditemukan meninggal dunia di gubuk kebun Wonosobo.

Iptu Primadona Laila bilang, dari pemeriksaan jenazah saat dilokasi awal tidak menemukan tanda-tanda kekerasan. Barang-barang milik korban lain celana training berwarna hitam berlis hijau yang dikenakan korban, serta sebuah handphone masih ada.

“Dugaan sementara korban meninggal karena sakit. Keluarga juga membenarkan bahwa korban memiliki riwayat penyakit,” lanjut Iptu Primadona.

Pihak keluarga menolak dilakukan autopsi dan telah menandatangani surat pernyataan resmi. Polisi memastikan seluruh administrasi penolakan autopsi sudah lengkap.

“Kami menyampaikan duka cita yang mendalam. Semoga keluarga diberikan kekuatan dan ketabahan,” tutupnya. (Herdi)

Berita Terkait

Kota Metro Raih TPAKD Award 2026, Terbaik Tingkat Kota Wilayah Sumatera
Terungkap, Pelaku Penimpaan QRIS Palsu di Angkringan Soka Maliosewu Pringsewu Ternyata Mantan Karyawan
Status Hukum Konten Kreator Rohadi Tanggamus Lampung Tunggu Hasil Gelar Perkara
TPAS Karangrejo Metro Terbakar, Cuaca Panas 36 Derajat Diduga Jadi Pemicu
Polres Lampung Barat Tangkap Pelaku Penyalahgunaan BBM Subsidi, 337 Liter Pertalite dan Solar Disita
Ini Dugaan Kasus yang Menjerat Konten Kreator Tanggamus Lampung Rohadi Alcantara
Polres Pringsewu Kerahkan 156 Personel Amankan Masa Kampanye Pilkakon Serentak
Sosok Rohadi Alcantara, Konten Kreator Asal Cukuh Balak Tanggamus yang Dikabarkan Diamankan Polisi
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:36

Kota Metro Raih TPAKD Award 2026, Terbaik Tingkat Kota Wilayah Sumatera

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:46

Terungkap, Pelaku Penimpaan QRIS Palsu di Angkringan Soka Maliosewu Pringsewu Ternyata Mantan Karyawan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:17

Status Hukum Konten Kreator Rohadi Tanggamus Lampung Tunggu Hasil Gelar Perkara

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:33

TPAS Karangrejo Metro Terbakar, Cuaca Panas 36 Derajat Diduga Jadi Pemicu

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:58

Polres Lampung Barat Tangkap Pelaku Penyalahgunaan BBM Subsidi, 337 Liter Pertalite dan Solar Disita

Berita Terbaru