Warga Lahiran Dievakuasi, Usai Banjir Terjang Permukiman dan Rendam Barang hingga Warung Beras Warga Kapuran Kota Agung Tanggamus

- Jurnalis

Rabu, 3 Desember 2025 - 21:09

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Kapuran, Pasar Madang, Kota Agung, Tanggamus saat berusaha menutup jalur air yang masuk rumahnya, Rabu 3 Desember 2025 | warga/Media Prioritastv.com.

Warga Kapuran, Pasar Madang, Kota Agung, Tanggamus saat berusaha menutup jalur air yang masuk rumahnya, Rabu 3 Desember 2025 | warga/Media Prioritastv.com.

Prioritastv.com, Tanggamus, Lampung – Ketua RT 14 Lingkungan Kapuran, Dayat, mengungkapkan bahwa banjir yang merendam permukiman warga pada Rabu (3/12/2025) sore terjadi akibat tanggul bagian atas Sungai Kali Bego jebol setelah hujan deras mengguyur wilayah Kota Agung. Air mulai naik sekitar pukul 16.00 WIB dan terus menggenangi rumah warga hingga malam hari.

Dayat menjelaskan bahwa jebolnya tanggul membuat aliran air deras langsung mengarah ke area persawahan sebelum menerjang rumah-rumah warga di RT 10, RT 14, dan RT 16 Lingkungan Kapuran Kelurahan Pasar Madang Kota Agung, Tanggamus.

“Air mulai naik sekitar jam empat sore, tanggul tidak kuat menahan derasnya hujan, air mengalir ke sawah dan kemudian menerjang permukiman. Korban jiwa tidak ada, tapi banyak barang warga terendam, termasuk warung yang jual beras dan dagangan lain,” ujarnya kepada Prioritastv.com.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia juga menuturkan bahwa ada seorang warga yang baru melahirkan dan rumahnya turut terendam air. Warga tersebut telah dievakuasi ke tempat yang lebih aman.

Sebelumnya, diberitakan hujan deras yang mengguyur sejak sore membuat air meluap hingga mencapai ketinggian sepaha orang dewasa di lingkungan Kapuram.

Dalam video yang beredar di media sosial, terlihat air mengalir deras memasuki gang-gang dan halaman rumah warga. Beberapa warga tampak berjalan menembus genangan sambil merekam kondisi banjir. “Pak Bupati tolong, ini banjir di Kapuran,” ujar seorang warga dalam rekaman tersebut.

Selain tanggul jebol, warga juga menyayangkan tindakan oknum pemilik sawah yang diduga membuka jalur air irigasi sehingga memicu meluapnya air ke permukiman.

Nada Nadi, salah satu warga, menyampaikan keluhannya melalui akun media sosialnya. Ia menulis bahwa tindakan membobol atau membendung aliran irigasi membuat talud yang dibangun pemerintah tidak berfungsi optimal dan akhirnya jebol akibat tekanan air. (Herdi)

Berita Terkait

Kota Metro Raih TPAKD Award 2026, Terbaik Tingkat Kota Wilayah Sumatera
Terungkap, Pelaku Penimpaan QRIS Palsu di Angkringan Soka Maliosewu Pringsewu Ternyata Mantan Karyawan
Status Hukum Konten Kreator Rohadi Tanggamus Lampung Tunggu Hasil Gelar Perkara
TPAS Karangrejo Metro Terbakar, Cuaca Panas 36 Derajat Diduga Jadi Pemicu
Polres Lampung Barat Tangkap Pelaku Penyalahgunaan BBM Subsidi, 337 Liter Pertalite dan Solar Disita
Ini Dugaan Kasus yang Menjerat Konten Kreator Tanggamus Lampung Rohadi Alcantara
Polres Pringsewu Kerahkan 156 Personel Amankan Masa Kampanye Pilkakon Serentak
Sosok Rohadi Alcantara, Konten Kreator Asal Cukuh Balak Tanggamus yang Dikabarkan Diamankan Polisi
Berita ini 41 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:36

Kota Metro Raih TPAKD Award 2026, Terbaik Tingkat Kota Wilayah Sumatera

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:46

Terungkap, Pelaku Penimpaan QRIS Palsu di Angkringan Soka Maliosewu Pringsewu Ternyata Mantan Karyawan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:17

Status Hukum Konten Kreator Rohadi Tanggamus Lampung Tunggu Hasil Gelar Perkara

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:33

TPAS Karangrejo Metro Terbakar, Cuaca Panas 36 Derajat Diduga Jadi Pemicu

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:58

Polres Lampung Barat Tangkap Pelaku Penyalahgunaan BBM Subsidi, 337 Liter Pertalite dan Solar Disita

Berita Terbaru