Prioritastv.com, Tanggamus, Lampung – Kasus campak di Kabupaten Tanggamus mengalami peningkatan pada triwulan pertama tahun 2026. Dinas Kesehatan mencatat sebanyak 44 suspek kasus, dengan 41 di antaranya telah menjalani uji laboratorium dan tujuh orang dinyatakan positif.
Hal tersebut disampaikan Sekretaris Dinas Kesehatan Tanggamus, Bambang Nurwanto, S.KM., M.Kes, mewakili Kepala Dinas Kesehatan, saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa 7 April 2026.
Menurut Bambang, angka tersebut menjadi yang tertinggi dibandingkan tahun sebelumnya. Pada tahun 2025, tercatat 46 suspek kasus campak, namun hanya dua yang terkonfirmasi positif.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Sebaran kasus mencakup beberapa kecamatan seperti Kota Agung Barat, Kota Agung, Gisting, Pugung, Pulau Panggung, Sumberejo, dan Talang Padang. Kasus terbanyak berada di Kecamatan Gisting dengan sembilan suspek,” ujarnya.
Bambang menyebut, dari hasil uji laboratorium, lanjutnya, baru sepuluh sampel yang keluar, dengan tujuh di antaranya positif dan tiga negatif. Meski terjadi peningkatan, kondisi tersebut belum dapat dikategorikan sebagai kejadian luar biasa (KLB).

“Sebarannya tidak terkelompok. Untuk disebut KLB, minimal terdapat lima kasus dalam satu kelompok, sehingga saat ini belum memenuhi kriteria tersebut,” jelasnya.
Dalam upaya penanganan, Dinas Kesehatan Tanggamus telah meningkatkan kewaspadaan sesuai arahan dari Kementerian Kesehatan, Pemerintah Provinsi Lampung, serta Pemerintah Kabupaten Tanggamus.
Langkah yang dilakukan meliputi memastikan ketersediaan logistik imunisasi, khususnya bagi balita, serta melakukan pemantauan intensif di rumah sakit, puskesmas, dan wilayah yang ditemukan kasus.
Selain itu, program imunisasi kejar terus digencarkan untuk memastikan anak-anak mendapatkan imunisasi campak secara lengkap. Dinas Kesehatan juga berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan agar siswa yang sakit tidak mengikuti kegiatan belajar di sekolah sementara waktu.
“Kami mengimbau masyarakat untuk mendukung imunisasi dan meningkatkan kewaspadaan. Terapkan pola hidup bersih dan sehat, rajin mencuci tangan, memakai masker, serta memastikan imunisasi campak lengkap,” tutupnya. (*)








