Prioritastv.com, Tanggamus, Lampung – Misteri penemuan sesosok mayat laki-laki yang ditemukan mengapung di pesisir Pantai Muara Hati, Pekon Sukabanjar, Kecamatan Kota Agung Timur, Kabupaten Tanggamus, akhirnya terungkap.
Korban diketahui merupakan Sugiyo (60), petani asal Pekon Simpang Bayur, Kecamatan Bandar Negeri Semuong (BNS), yang sebelumnya dilaporkan hilang saat memancing.
Jasad korban ditemukan berjarak sekitar 34 kilometer dari titik awal diduga terseret arus banjir Sungai Way Semuong. Titik koordinat lokasi penemuan berada di 05°302’58.86″S 104°43’41.75″E.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kapolsek Wonosobo Polres Tanggamus, Iptu Tjasudin mengatakan bahwa identitas korban dipastikan berdasarkan ciri-ciri fisik dan pakaian yang masih melekat di tubuhnya.
“Berdasarkan pakaian dan sarung golok yang berada di pinggangnya, mayat teridentifikasi oleh keluarga bernama Sugiyo, warga Pekon Simpang Bayur, Kecamatan Bandar Negeri Semuong,” kata Iptu Tjasudin mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko.
Ia menambahkan, pihak keluarga telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menyatakan tidak bersedia dilakukan autopsi. Keluarga juga telah membuat surat pernyataan resmi penolakan autopsi.
“Mayat selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan di TPU Pekon Simpang Bayur,” tandasnya.
Diketahui, peristiwa bermula pada Senin (13/4/2026) sekitar pukul 14.30 WIB. Saat itu, korban berpamitan kepada anaknya, Agung Widiyanto (26), untuk pergi memancing. Meski sempat dilarang karena cuaca mendung, korban tetap berangkat.
Hingga keesokan harinya korban tidak kunjung pulang, sementara debit air Sungai Way Semuong diketahui sedang meningkat dan meluap. Khawatir terjadi sesuatu, pihak keluarga melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Wonosobo pada Selasa (14/4/2026).
Menindaklanjuti laporan itu, Polsek Wonosobo bersama Tim Basarnas, Brimobda Lampung, serta warga setempat melakukan pencarian intensif di sepanjang aliran Sungai Way Semuong.
Setelah dua hari pencarian, pada Kamis (16/4/2026) sekitar pukul 08.07 WIB, tiga warga yang sedang memancing di pesisir Pantai Muara Hati menemukan sesosok mayat terapung.
Jenazah kemudian dievakuasi dan dibawa ke RSUD Batin Mangunang Kota Agung untuk dilakukan pemeriksaan visum hingga akhirnya teridentifikasi sebagai Sugiyo.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar sungai, terutama saat kondisi cuaca buruk dan debit air meningkat. (*)

Sahbuddin adalah Wartawan yang aktif meliput peristiwa daerah, sosial, kriminal dan peristiwa dengan pendekatan jurnalistik yang faktual, objektif, dan bertanggung jawab sesuai Kode Etik Jurnalistik di Kabupaten Tanggamus.







