Dari Dalam Rutan Kotabumi, 137 Narapidana Diduga Tipu 1.200 Korban Lewat Modus Asmara Online Berseragam Aparat, Kerugian Rp1,4 Miliar

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 11 Mei 2026 - 16:57

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi penipuan berkedok asmara berseragam aparat di dalam Rutan Kelas IIB Kotabumi Lampung Utara |

Ilustrasi penipuan berkedok asmara berseragam aparat di dalam Rutan Kelas IIB Kotabumi Lampung Utara |

Prioritastv.com, Lampung – Sebanyak 137 narapidana di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Kotabumi diduga terlibat dalam kasus love scamming / penipuan berkedok asmara yang dikendalikan dari dalam rutan. Dari pengungkapan tersebut, jumlah korban mencapai lebih dari 1.200 orang dengan total kerugian ditaksir mencapai Rp1,4 miliar.

Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf mengatakan pengungkapan kasus tersebut merupakan hasil investigasi gabungan antara Polda Lampung bersama Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.

“Pengungkapan kasus ini merupakan hasil kerja sama investigasi gabungan sehingga berhasil mengungkap kasus love scamming yang dikendalikan dari dalam Rutan Kotabumi,” kata Irjen Pol Helfi Assegaf dalam konferensi pers, Senin (11/5/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Helfi menyebut, dalam pengungkapan itu, aparat melakukan pemeriksaan terhadap 145 warga binaan di Rutan Kotabumi. Hasilnya, sebanyak 137 orang terindikasi terlibat dalam praktik penipuan daring tersebut.

“Dari hasil pemeriksaan, 137 warga binaan diduga ikut terlibat dalam aksi love scamming yang dilakukan secara berkelompok,” ujarnya.

Ia menjelaskan, berdasarkan hasil penyelidikan sementara, jumlah korban yang berhasil teridentifikasi mencapai lebih dari 1.200 orang dari berbagai daerah di Indonesia. Bahkan, sebanyak 671 korban di antaranya diduga menjadi korban eksploitasi seksual berbasis daring.

Tak hanya itu, tim juga mencatat sedikitnya 249 korban diketahui telah mentransfer uang kepada para pelaku dengan total kerugian sementara diperkirakan mencapai Rp1,4 miliar.

“Korban berasal dari berbagai daerah, termasuk Jawa Timur dan Lampung,” jelas Kapolda.

Kapolda mengungkapkan, modus yang digunakan para pelaku yakni membuat akun media sosial palsu menggunakan identitas menyerupai anggota TNI maupun Polri untuk meyakinkan para korban.

Dengan menggunakan foto profil dan atribut palsu aparat, para pelaku kemudian menjalin komunikasi intens dengan korban melalui media sosial hingga akhirnya melakukan penipuan berkedok hubungan asmara.

“Pelaku menggunakan akun palsu menyerupai anggota TNI maupun Polri untuk menarik simpati korban,” ungkapnya.

Dari hasil penggerebekan dan penyelidikan, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa 156 unit handphone berbagai merek, satu buku tabungan bank, seragam dinas harian Polri, atribut kepolisian, pin reserse hingga pakaian yang digunakan untuk mendukung aksi penyamaran.

‘Praktik penipuan tersebut telah berlangsung sejak Januari hingga April 2026 dan dilakukan secara terorganisir dari dalam rutan,” ujarnya.

Saat ini seluruh warga binaan yang diduga terlibat telah dipindahkan dari Rutan Kotabumi ke Rutan Bandarlampung guna mempermudah proses penyidikan lebih lanjut.

“Kasus ini masih terus kami dalami untuk mengungkap siapa saja yang terlibat dan bagaimana jaringan ini bekerja,” tandasnya. (*)

Berita Terkait

Polres Pesisir Barat Gerebek Dua Kampung Narkoba, Dua Terduga Pengedar Diamankan Bersama 67,64 Gram Ganja dan Alat Hisap Sabu
Pemancing Ditemukan Meninggal Mengambang di Perairan Pantai Way Redak Pesisir Barat
Polisi Ungkap Dugaan Penyebab Pedagang Perempuan Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Mandi di Tanggamus
Kabar Baik! Warga Lampung Kini Bisa Sampaikan Aduan Langsung ke Kapolda, Catat Nomor Hotlinenya
Kapolres Tanggamus Sambut Audit Itwasda Polda Lampung, Quality Assurance Sasar Empat Bidang Utama
Rentetan Gempa Guncang Tanggamus Lampung Sore Ini, BMKG Catat Magnitudo hingga 3,9
Curi Dua Motor dalam Semalam di Pringsewu, Pria Lampung Tengah Ditembak Kedua Kakinya
BreakingNews: Dua Hari Tak Terlihat, Pedagang Kota Agung Tanggamus Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Mandi
Berita ini 41 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:25

Polres Pesisir Barat Gerebek Dua Kampung Narkoba, Dua Terduga Pengedar Diamankan Bersama 67,64 Gram Ganja dan Alat Hisap Sabu

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:12

Pemancing Ditemukan Meninggal Mengambang di Perairan Pantai Way Redak Pesisir Barat

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:00

Polisi Ungkap Dugaan Penyebab Pedagang Perempuan Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Mandi di Tanggamus

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:54

Kabar Baik! Warga Lampung Kini Bisa Sampaikan Aduan Langsung ke Kapolda, Catat Nomor Hotlinenya

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:46

Kapolres Tanggamus Sambut Audit Itwasda Polda Lampung, Quality Assurance Sasar Empat Bidang Utama

Berita Terbaru