Prioritastv.com, Tanggamus, Lampung – Pemerintah Kabupaten Tanggamus melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) mulai mempersiapkan pembangunan infrastruktur jalan penghubung antarpekon di Kecamatan Pematang Sawa dengan total panjang mencapai 56 kilometer.
Proyek infrastruktur tersebut diperkirakan menelan anggaran hingga Rp224 miliar dan direncanakan menggunakan konstruksi rigid beton dengan lebar jalan sekitar 2,5 hingga 3 meter.
Sebagai langkah awal percepatan pembangunan, sebanyak delapan kepala pekon menghadiri rapat koordinasi terkait rencana pembukaan badan jalan dan penyusunan dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal), Senin (11/5/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam rapat tersebut disepakati dimulainya tahapan penyusunan dokumen Amdal yang diawali dengan pembentukan Tim Amdal serta pelaksanaan cek lapangan bersama guna melakukan verifikasi titik koordinat pembukaan badan jalan.
Kepala Dinas PUPR Kabupaten Tanggamus, Belli Pahlupi, mengatakan verifikasi titik koordinat tersebut nantinya menjadi dasar penyusunan dokumen Feasibility Study (FS), Detail Engineering Design (DED), serta dokumen Amdal sebagai bagian dari tahapan teknis pembangunan jalan di wilayah Pematang Sawa.
“Saat ini kita sedang membentuk tim amdal sekaligus melakukan verifikasi titik koordinat pembukaan badan jalan. Itu menjadi dasar penyusunan FS, DED, dan dokumen amdal,” kata Belli dikutip Selasa 12 Mei 2026.
Menurutnya, pembangunan jalan akan dilakukan secara bertahap setelah seluruh dokumen administrasi dan teknis dinyatakan lengkap.
“Kalau bisa dibangun tahun 2027 kenapa enggak? Yang penting lengkapi dulu dokumen administrasinya,” ujarnya.
Belli menjelaskan, estimasi pembangunan jalan tersebut mencapai sekitar Rp4 miliar per kilometer. Ia menyebut sumber pembiayaan nantinya bisa berasal dari APBD Kabupaten, bantuan Pemerintah Provinsi Lampung, hingga dukungan pemerintah pusat.
“Pembangunan dilakukan bertahap, nanti kita akan berjuang mencari alternatif. Kalau memang Pemda bisa, ya Pemda. Kalau enggak bisa, kita akan cari dana dari luar. Yang penting harapannya, zaman Pak Bupati Saleh Asnawi, jalan itu selesai dibangun,” pungkasnya. (*)

Herdi Abas adalah Wartawan Muda yang tersertifikasi Dewan Pers Republik Indonesia. Aktif meliput peristiwa daerah, sosial, dan kriminal dengan pendekatan jurnalistik yang faktual, objektif, dan bertanggung jawab sesuai Kode Etik Jurnalistik. Nomor Sertifikasi Dewan Pers: 31002-LSPR/Wda/DP/XI/2025/12/11/68







