Prioritastv.com, Tanggamus, Lampung – Kebakaran yang melanda Toko Swalayan Diamond Berkah di Pekon Dadimulyo, Kecamatan Wonosobo, Kabupaten Tanggamus, Minggu (28/6/2026) pagi, membutuhkan waktu pemadaman sekitar 2 jam 30 menit. Dalam peristiwa tersebut, satu unit bangunan toko beserta berbagai barang dagangan dan peralatan elektronik dilaporkan hangus terbakar.
Kapolsek Wonosobo Iptu Primadona Laila mengatakan, kebakaran tersebut menghanguskan satu unit bangunan Toko Diamond Berkah beserta berbagai barang dagangan dan peralatan di dalamnya, di antaranya pakaian, tas, sepatu, sandal, kebutuhan rumah tangga, 17 unit pendingin ruangan (AC), tujuh unit CCTV, serta dua unit komputer beserta perangkatnya.
“Untuk kerugian akibat peristiwa tersebut ditaksir mencapai sekitar Rp500 juta,” kata Iptu Primadona Laila.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Iptu Primadona Laila menyebut, pihaknya bersama Tim Inafis Polres Tanggamus kemudian melakukan identifikasi di lokasi kebakaran. Diketahui pemilik toko diketahui bernama Khoirur Rozikin alias H. Oji (48), warga Pekon Banjar Negoro, Kecamatan Wonosobo.
“Untuk dugaan sementara, penyebab kebakaran akibat korsleting listrik yang berasal dari ruang penyimpanan atau gudang di lantai dua bangunan,” ujarnya.
Kapolsek menjelaskan, peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 06.30 WIB. Salah seorang saksi, Ansorizal (63), pertama kali melihat kepulan asap hitam dari bagian atap toko, lalu meminta pertolongan warga dan menghubungi karyawan toko.
Tak lama berselang, saksi lainnya, Suwilo (53), turut membantu dan berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Namun, kobaran api dengan cepat menjalar ke bagian atap dan gudang toko yang berisi berbagai barang dagangan.
Sekitar pukul 07.30 WIB, dua unit mobil Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Tanggamus tiba di lokasi dan langsung melakukan pemadaman bersama warga. Setelah berjibaku selama kurang lebih dua jam 30 menit, petugas akhirnya berhasil mengendalikan dan memadamkan api sekitar pukul 10.00 WIB.
Dalam rangkaian penanganan kebakaran tersebut, personel Polsek Wonosobo juga melakukan pengamanan terhadap barang-barang yang masih dapat diselamatkan guna mengantisipasi terjadinya penjarahan.
“Meski mengakibatkan kerugian besar, peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa karena saat kejadian toko masih dalam keadaan tutup dan belum ada aktivitas karyawan di dalam bangunan,” tegasnya.
Saat ini, Polsek Wonosobo telah memasang garis polisi, meminta keterangan sejumlah saksi, serta melakukan pendalaman lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kebakaran tersebut.
“Hingga saat ini kami juga masih terus melakukan pemantauan guna memastikan lokasi aman dan kondusif,” tandasnya. (*)

Herdi Abas adalah Wartawan Muda yang tersertifikasi Dewan Pers Republik Indonesia. Aktif meliput peristiwa daerah, sosial, dan kriminal dengan pendekatan jurnalistik yang faktual, objektif, dan bertanggung jawab sesuai Kode Etik Jurnalistik. Nomor Sertifikasi Dewan Pers: 31002-LSPR/Wda/DP/XI/2025/12/11/68







