Panen 11,44 Ton per Hektare, Wagub Lampung Dorong Pertanian Modern Berbagai Daerah Diperluas

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 30 September 2026 - 13:49

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Prioritastv.com, Kota Metro, Lampung – Hasil panen padi pada lahan percontohan Pertanian Modern Advanced Agriculture System (PM-AAS) di Lampung Tengah yang mencapai 11,44 ton per hektare menjadi salah satu dasar Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela mendorong perluasan penerapan pertanian modern kepada petani di berbagai daerah.

Menurut Jihan, capaian tersebut menunjukkan adanya peluang peningkatan produktivitas melalui penerapan teknologi dan metode pertanian modern. Ia berharap pola serupa tidak hanya diterapkan pada lahan percontohan, tetapi juga dapat diadopsi lebih luas oleh petani.

“Harapannya nanti ke depan seperti itu. Pertanian modern ini bisa diterapkan untuk semua petani,” kata Jihan usai mengikuti Gerakan Tanam Padi Pertanian Modern Advanced Agriculture System (PM-AAS) di Kota Metro, Rabu (30/9/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jihan mengatakan hasil panen pada lahan percontohan di Lampung Tengah mencapai 11,44 ton per hektare. Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan potensi peningkatan produksi yang dapat diperoleh melalui penerapan pertanian modern.

“Alhamdulillah, kemarin di Lampung Tengah per hektare mendapatkan 11,44 ton,” ujarnya.

Ia juga mengaitkan peningkatan produktivitas dengan potensi pendapatan petani. Dengan asumsi harga gabah Rp6.500 per kilogram, produksi 10 ton per hektare menghasilkan nilai sekitar Rp65 juta.

“Kalau bisa 10 ton per hektare, sekarang Rp6.500, dikalikan saja sudah Rp65 juta,” katanya.

Sebagai perbandingan, produksi lima ton per hektare dengan harga yang sama menghasilkan nilai sekitar Rp32,5 juta.

“Kalau biasanya hanya lima ton, paling sekitar Rp32 juta. Bisa naik dua kali lipat,” ujar Jihan.

Namun, Jihan menyebut penerapan pertanian modern juga membutuhkan dukungan modal. Menurut dia, kebutuhan modal petani untuk mengelola satu hektare lahan berada di kisaran Rp40 juta, dengan salah satu komponen biaya mencapai sekitar Rp15 juta per hektare.

Karena itu, pengembangan pertanian modern tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan produksi, tetapi juga diharapkan berdampak terhadap pendapatan dan kesejahteraan petani.

Jihan menyebut luas lahan pertanian di Lampung sekitar 35 ribu hektare. Dengan luasan tersebut, proyeksi produksi sangat bergantung pada produktivitas rata-rata yang dapat dicapai setiap hektare.

“Proyeksinya tentu sesuai dengan yang tadi dihitung, sekitar 10 ton per hektare. Kalau totalnya 35 ribu hektare, tinggal dihitung dari luasan atau hasil tonasenya per hektare,” tandasnya. (*)

Berita Terkait

Viral Keributan di Acara Musik Lampung Barat, Anggota DPRD Prayitno dan Dua Pihak Sepakat Berdamai
Gebrakan Baru Bupati Saleh, Pemkab Tanggamus Hapus Denda PBB-P2, Warga Cukup Bayar Pokok Pajak hingga 31 Desember 2026
Polres Pesisir Barat Gerebek Dua Kampung Narkoba, Dua Terduga Pengedar Diamankan Bersama 67,64 Gram Ganja dan Alat Hisap Sabu
Pemancing Ditemukan Meninggal Mengambang di Perairan Pantai Way Redak Pesisir Barat
Polisi Ungkap Dugaan Penyebab Pedagang Perempuan Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Mandi di Tanggamus
Kabar Baik! Warga Lampung Kini Bisa Sampaikan Aduan Langsung ke Kapolda, Catat Nomor Hotlinenya
Kapolres Tanggamus Sambut Audit Itwasda Polda Lampung, Quality Assurance Sasar Empat Bidang Utama
Rentetan Gempa Guncang Tanggamus Lampung Sore Ini, BMKG Catat Magnitudo hingga 3,9
Berita ini 48 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:19

Viral Keributan di Acara Musik Lampung Barat, Anggota DPRD Prayitno dan Dua Pihak Sepakat Berdamai

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:57

Gebrakan Baru Bupati Saleh, Pemkab Tanggamus Hapus Denda PBB-P2, Warga Cukup Bayar Pokok Pajak hingga 31 Desember 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:25

Polres Pesisir Barat Gerebek Dua Kampung Narkoba, Dua Terduga Pengedar Diamankan Bersama 67,64 Gram Ganja dan Alat Hisap Sabu

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:12

Pemancing Ditemukan Meninggal Mengambang di Perairan Pantai Way Redak Pesisir Barat

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:00

Polisi Ungkap Dugaan Penyebab Pedagang Perempuan Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Mandi di Tanggamus

Berita Terbaru